
Ilustrasi anak-anak menonton tayangan televisi. (Pexels/Vika Glitter)
JawaPos.com - Belakangan ini muncul tren pengasuhan unik. Sejumlah ibu secara ketat melarang anak mereka memegang ponsel atau tablet, tetapi justru membiarkan televisi menyala hampir sepanjang hari di rumah.
Fenomena yang melahirkan istilah "TV Moms" ini didasari oleh keyakinan para orang tua bahwa dampak paparan layar besar jauh berbeda dengan gawai genggam.
Meskipun mayoritas pakar tumbuh kembang tidak menyarankan menyalakan TV terus-menerus, para ibu ini memiliki argumen kuat mengapa televisi jauh lebih ramah bagi perkembangan anak.
Terdapat lima alasan spesifik mengapa medium televisi dinilai memberikan dampak yang lebih positif dan memicu interaksi yang lebih sehat dibandingkan perangkat gawai kecil.
Beberapa ibu, termasuk kreator konten Nikole Goncalves, mempercayai bahwa televisi memberikan stimulasi yang tidak seagresif ponsel pintar atau tablet.
Goncalves menerapkan metode "slow TV" di rumahnya, yaitu hanya menayangkan acara-acara klasik dengan tempo lambat dan tenang.
Seperti "Magic School Bus" atau "Max and Ruby", di mana keduanya bukan merupakan tayangan modern yang bergerak terlalu cepat.
Langkah ini sejalan dengan peringatan dari psikiater anak, Dr. Zabina Bhasin. ia menjelaskan bahwa tayangan modern yang bertempo cepat berisiko mengganggu perkembangan otak anak.
"Hal ini dapat menyebabkan rentang perhatian yang lebih pendek, peningkatan iritabilitas (mudah marah), dan perilaku impulsif karena otak mereka kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang kurang merangsang," papar Dr. Zabina Bhasin.
Dalam hal ini, pasifnya sifat menonton televisi dinilai lebih aman dari risiko stimulasi berlebihan (overstimulation).

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
