
Komandan Regu Pleton 9 Kompi B Pos Damkar Pondokgede, Cahyo Dwi Kartika, mendampingi seorang siswi SMAN 5 Kota Bekasi yang meminta bantuan mengambil rapor semester genap, Sabtu (27/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Sebuah momen tidak biasa terjadi di Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pondok Gede, Kota Bekasi, akhir pekan kemarin. Bukan untuk melaporkan kebakaran atau meminta evakuasi hewan liar, dua siswi SMA mendatangi petugas dengan raut wajah cemas demi meminta bantuan mendampingi pengambilan rapor semester genap di SMAN 5 Kota Bekasi.
Langkah nekat ini diambil karena salah satu siswi tersebut, Rahel, tidak memiliki wali yang bisa hadir ke sekolah. Orang tuanya saat ini berada di Surabaya, sementara sang kakak yang tinggal di Depok sedang jatuh sakit.
Komandan Regu Pleton 9 Kompi B Pos Damkar Pondok Gede, Cahyo Dwi Kartika, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak tanpa berpikir panjang setelah mendengar cerita remaja tersebut.
"Melihat kondisinya, kami langsung merespons untuk membantu mengantarnya mengambil rapor," ujar Cahyo dikutip dari Radar Bekasi (JawaPos Group), Senin (29/6).
Kejutan di Ruang Kelas: Masuk 10 Besar
Sesampainya di sekolah, Cahyo yang mengenakan seragam dinas langsung menemui wali kelas Rahel. Dalam kesempatan tersebut, Cahyo baru mengetahui bahwa Rahel selama ini tinggal sendiri di kawasan Cileungsi dan jauh dari keluarga.
Meski hidup mandiri dengan segala keterbatasan, Rahel membuktikan diri lewat prestasi akademik yang gemilang. Di hadapan petugas Damkar, wali kelas menunjukkan hasil belajar Rahel yang memuaskan.
"Pas saya lihat nilai rapornya bagus. Ternyata dia peringkat delapan di kelas," tutur Cahyo bangga.
Proses pendampingan yang berlangsung singkat sekitar 30 menit itu menjadi momen yang sangat membekas bagi para petugas yang biasa berhadapan dengan kobaran api.
Panggilan Kemanusiaan di Luar Tugas Pokok
Cahyo mengakui bahwa mengurus administrasi sekolah atau mendampingi siswa mengambil rapor sama sekali bukan bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pemadam kebakaran.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
