Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 18.08 WIB

Sikap Orang Tua Terlalu Sibuk Bekerja, Ternyata Ada Luka Lama yang Belum Sembuh, 11 Pengalaman Masa Kecil Ini Sering Jadi Penyebabnya

Di Balik Sikap Orang Tua yang Terlalu Sibuk Bekerja, Ternyata Ada Luka Lama yang Belum Sembuh: 11 Pengalaman Masa Kecil Ini Sering Jadi Penyebabnya (shutterstock) - Image

Di Balik Sikap Orang Tua yang Terlalu Sibuk Bekerja, Ternyata Ada Luka Lama yang Belum Sembuh: 11 Pengalaman Masa Kecil Ini Sering Jadi Penyebabnya (shutterstock)

JawaPos.com - Dalam kehidupan modern, tidak jarang kita melihat orang tua yang tampak lebih sibuk dengan pekerjaan dibandingkan meluangkan waktu bersama anak-anak mereka. Sekilas, hal ini terlihat seperti pilihan atau bahkan kesalahan dalam mengatur prioritas.

Namun jika ditelusuri lebih dalam, realitasnya tidak selalu sesederhana itu. Banyak orang tua sebenarnya ingin hadir sepenuhnya untuk anak-anak mereka, tetapi terjebak dalam tuntutan hidup, tekanan ekonomi, atau bahkan pergulatan batin yang belum selesai sejak masa kecil.

Tanpa disadari, pengalaman masa lalu dapat membentuk cara seseorang menjalani peran sebagai orang tua. Luka emosional yang tidak terselesaikan bisa memengaruhi pola pikir, cara membangun hubungan, hingga kecenderungan untuk “melarikan diri” ke pekerjaan.

Menurut Haley Van Horn yang bersumber dari YourTango, ada sejumlah pola luka masa kecil yang sering dimiliki oleh orang tua yang cenderung lebih memprioritaskan pekerjaan dibandingkan anak-anak mereka.

Berikut penjelasannya:

1. Perasaan Ditinggalkan di Masa Kecil

Orang tua yang tumbuh tanpa kehadiran emosional dari orang tua mereka sendiri sering membawa luka penelantaran. Mereka mungkin takut kedekatan, namun di saat yang sama juga merasa kesepian.

Akibatnya, mereka kesulitan membangun hubungan yang hangat, termasuk dengan anak sendiri. Tanpa sadar, mereka mengulang pola yang sama—bukan karena tidak peduli, tetapi karena itulah satu-satunya pola yang mereka kenal.

2. Pengalaman Penolakan yang Membekas

Ketika seseorang sering merasa tidak diterima atau tidak cukup baik di masa kecil, hal itu dapat merusak rasa percaya diri mereka hingga dewasa.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore