
Ilustrasi pola parenting helikopter, salah satunya orang tua mengerjakan tugas sekolah anak. (Irish Independent)
JawaPos.com - Pola asuh atau parenting helikopter merupakan gaya pengasuhan orang tua yang proaktif dan selalu terlibat dalam lini kehidupan anak. Pola asuh ini tidak terlalu buruk, namun dapat memiliki dampak di kemudian harinya.
Orang tua yang menerapkan parenting helikopter ini sangat terlibat dalam aktivitas dan tugas anak-anaknya di sekolah. Mereka tidak membiarkan anak mereka merasakan rasa sakit dan kekecewaan, terkadang mereka membantu meraih kesuksesan.
Menurut Michelle M Reynolds PhD, psikolog klinis, ini biasanya disebut dengan orang tua yang terlalu memanjakan anak-anaknya. Mereka sedikit memberikan kebebasan bagi anaknya. Orang tua ini juga suka mengatur secara detail semua aspek kehidupan anak.
Dilansir dari WebMD oleh JawaPos.com, Selasa (19/11/2025) berikut ini 7 perilaku orang tua yang menerapkan parenting helikopter:
1. Melawan perjuangan anak
Anak tidak diberikan kesempatan untuk berjuang sendiri, baik itu dalam kompetisi atau dalam menyelesaikan masalah.
Mereka kerap kali membantu anak dalam hal tersebut. Sehingga, sikap orang tua yang seperti itu membuat anak menjadi pribadi yang tidak mandiri.
2. Orang tua selalu mengerjakan pekerjaan sekolah anak
Saat anak mendapatkan tugas sekolah, orang tua selalu yang mengerjakannya. Padahal membiarkan anak menyelesaikan tugas sekolah secara mandiri dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah.
3. Menggurui pelatih saat anak melakukan ekskul
Ekskul olahraga dapat melatih anak cara menghadapi konflik, berusaha mencapai tujuan, menjadi leader, dan menghadapi suatu kekalahan.
Namun ketika anak melakukan kesalahan, mereka akan mendatangi guru ekskul mereka untuk menyalahkan guru ekskul tanpa konfirmasi ke anak terlebih dulu.
4. Membereskan tugas anak di rumah
Saat bangun tidur anak tidak ingin membereskan tempat tidurnya sendiri, mereka lebih memilih untuk orang tuanya yang membersihkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022