Ilustrasi pola asuh yang membuat anak cerdas. (Freepik)
JawaPos.com – Pola asuh orang tua menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, emosi, dan perilaku anak.
Berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa cara orang tua mendidik dapat meninggalkan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan mental anak, baik dalam aspek positif maupun negatif.
Menurut International Journal of Health Science (2022), pola asuh tidak hanya menentukan kedisiplinan, tetapi juga membentuk rasa percaya diri, regulasi emosi, serta hubungan sosial anak.
Anak yang dibesarkan dengan pola asuh penuh perhatian dan konsistensi, cenderung tumbuh menjadi pribadi yang stabil secara emosional.
Sebaliknya, penelitian dari Cahaya International Conference (2023) menegaskan bahwa pola asuh yang keras dan penuh hukuman justru berisiko menimbulkan masalah psikologis seperti kecemasan, rendah diri, hingga agresivitas.
Jenis Pola Asuh dan Dampaknya
Psikolog mengklasifikasikan pola asuh menjadi empat jenis utama: otoriter, permisif, otoritatif, dan lalai.
Otoriter
Orang tua menetapkan aturan ketat tanpa ruang diskusi. Anak yang dibesarkan dengan pola ini sering tumbuh disiplin, tetapi juga rentan merasa tertekan dan kurang percaya diri.
Permisif
Pola asuh yang terlalu membebaskan anak tanpa aturan jelas. Akibatnya, anak cenderung sulit mengendalikan diri, kurang disiplin, dan berpotensi kesulitan beradaptasi dengan norma sosial.
Otoritatif
Pola asuh ini dianggap paling ideal. Orang tua menerapkan aturan dengan disertai kasih sayang, komunikasi terbuka, dan penghargaan pada pendapat anak. Studi dari Feelings Journal (2023) menemukan bahwa anak yang dibesarkan secara otoritatif memiliki keterampilan sosial lebih baik serta emosi yang lebih stabil.
Lalai (Neglectful)
Orang tua kurang terlibat dalam kehidupan anak, baik secara emosional maupun fisik. Dampaknya, anak sering merasa tidak diperhatikan dan berisiko mengalami kesulitan membangun hubungan sehat di masa depan.
Dampak Psikologis pada Anak

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
