
Ilustrasi orang tua dan anaknya. (Magnific)
JawaPos.Com - Cara mendidik anak terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Teknologi, media sosial, hingga gaya hidup modern membuat tantangan yang dihadapi orang tua saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa puluh tahun lalu.
Meski demikian, banyak pakar perkembangan anak berpendapat bahwa sejumlah prinsip pengasuhan dari generasi terdahulu tetap memiliki nilai yang kuat dan masih relevan hingga sekarang.
Bukan berarti semua pola asuh zaman dulu layak diterapkan kembali. Beberapa pendekatan, seperti hukuman fisik atau komunikasi yang terlalu keras, justru tidak lagi direkomendasikan.
Namun, berbagai kebiasaan sederhana yang menanamkan tanggung jawab, kedisiplinan, empati, dan kemandirian masih didukung oleh banyak penelitian psikologi perkembangan.
Dilansir dari Yourtango, inilah delapan cara mendidik anak yang umum diterapkan pada masa lalu dan hingga kini masih dianggap efektif oleh banyak ahli ketika dilakukan secara seimbang dan penuh kasih sayang.
1. Mengajarkan Tanggung Jawab Sejak Usia Dini
Pada masa lalu, anak-anak sering diajak membantu pekerjaan rumah sesuai usia mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022