
Ilustrasi kakak adik yang sedang belajar bersama (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Tidak semua anak belajar dengan cara yang sama. Ada yang mudah memahami materi setelah melihat gambar, ada yang harus mendengarnya berulang kali, dan ada pula yang harus bergerak atau mencobanya langsung agar paham. Perbedaan ini bukan berarti ada yang lebih pintar dari yang lain, melainkan menunjukkan bahwa setiap anak memiliki gaya belajarnya sendiri.
Namun sayangnya, gaya belajar sering kali tidak dikenali sejak dini. Akibatnya, anak mungkin merasa frustasi ketika metode belajar yang diberikan tidak sesuai dengan cara otaknya menyerap informasi. Bahkan, anak yang sebenarnya cerdas bisa terlihat lambat hanya karena pendekatan belajar yang tidak cocok.
Orang tua punya peran besar dalam hal ini. Mengenali gaya belajar anak bukan berarti harus melalui tes formal atau observasi akademik yang rumit. Justru lewat kebiasaan sehari-hari di rumah, mulai dari cara mereka bermain, berbicara, menonton, hingga bertanya. Dari hal tersebut orang tua bisa mendapat petunjuk berharga tentang bagaimana otak anak bekerja.
Dikutip dari Parents.com dan Scholarsed.com, artikel ini mengulas cara mengenali gaya belajar anak dari kebiasaannya di rumah dan bagaimana strategi terbaik mendukung masing-masing gaya belajar tersebut. Pendekatan ini penting agar proses belajar jadi lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan cara alami anak menyerap pengetahuan.
Gaya Belajar Anak Terbagi Empat Tipe
Anak umumnya belajar melalui gaya visual, auditori, kinestetik, atau membaca/menulis.
Observasi Kebiasaan Anak Jadi Kunci Identifikasi
Cara paling efektif mengenali gaya belajar adalah melalui observasi. Perhatikan saat anak bermain, apakah mereka lebih suka menggambar, menyusun blok, berbicara, atau menyentuh langsung objek. Anak yang visual mungkin senang doodling, sementara kinesthetic learner gemar merakit atau meraba benda. Audiotory learner sering mengulang cerita yang didengar, dan reading/writing learner lebih suka mencatat atau membaca sendiri.
Lantas bagaimana cara awal orang tua mengetahui buah hatinya lebih cenderung dalam kategori yang mana? Perhatikan apa yang dilakukan anak saat belajar atau bermain bebas. Berikut Langkah Praktis Mengamati Gaya Belajar Anak:
Cara Mendukung Setiap Gaya Belajar Anak
Setelah mengenali gaya belajar anak, orang tua bisa menyesuaikan metode belajar sehari-hari:
Manfaat Jangka Panjang dari Menyesuaikan Gaya Belajar
Dengan memperhatikan dan mencocokkan gaya belajar anak, proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan memperkuat rasa percaya diri. Anak tidak merasa dipaksa, tetapi mampu belajar sesuai cara alami mereka. Ini dapat meningkatkan motivasi, mempercepat pembelajaran, dan membangun kebiasaan belajar mandiri yang sehat.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
