
Ilustrasi orang tua dan anak (freepik)
JawaPos.com - Ketika kondisi ekonomi memburuk, bukan hanya Anda sebagai orang tua yang merasakan tekanan dan kegelisahan.
Anak-anak, yang masih bergantung secara emosional dan praktis kepada Anda, ikut menyerap suasana batin yang tidak stabil di rumah.
Dalam banyak kasus, dampaknya bisa sangat mendalam, mulai dari gangguan emosional hingga penurunan kepercayaan diri anak terhadap masa depan.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu memaksa banyak orang tua bekerja lebih keras atau justru menghadapi kehilangan pekerjaan.
Di tengah beban pikiran dan kekhawatiran finansial, sering kali perhatian kepada anak menjadi terabaikan.
Padahal, di saat seperti inilah anak-anak sangat membutuhkan kehadiran emosional dari Anda.
Berikut adalah beberapa dampak nyata stres ekonomi terhadap anak dan strategi untuk mendampingi mereka secara sehat yang dilansir dari Psychology Today pada Rabu (30/04):
1. Stres Ekonomi Mengikis Kehangatan Emosional di Rumah
Ketika Anda merasa cemas, lelah, atau frustrasi karena tekanan ekonomi, hal itu dapat menurunkan kualitas interaksi dengan anak.
Anak mungkin merasakan jarak emosional, bahkan ketika Anda secara fisik berada di rumah.
Hal ini membuat mereka merasa tidak aman secara emosional, terutama jika rutinitas harian menjadi kacau karena pekerjaan tambahan atau pengurangan waktu luang.
Ketidakhadiran emosional orang tua dapat menyebabkan anak mengalami kebingungan, kecemasan, atau merasa bersalah karena tidak memahami sumber masalahnya.
Mereka mungkin menarik diri, menjadi lebih sensitif, atau menunjukkan perilaku yang berubah secara tiba-tiba.
Kebutuhan mereka akan perhatian tidak berkurang saat krisis, justru meningkat.
Untuk itu, penting bagi Anda untuk tetap menyediakan waktu berkualitas bersama anak, walau hanya beberapa menit sehari.
Sentuhan emosional seperti mendengarkan cerita mereka tanpa gangguan atau memeluk mereka sebelum tidur dapat memperkuat ikatan dan membantu anak merasa lebih tenang meski keadaan sedang sulit.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
