
Topik yang perlu dihindari saat Lebaran Idul Fitri. (freepik)
JawaPos.com - Momen silaturahmi lebaran Idul Fitri, seyogianya diisi dengan dan kebersamaan, seringkali menjadi kesempatan untuk berbagi cerita dan nasihat.
Namun, tanpa disadari beberapa ungkapan frasa yang dilontarkan berpotensi melukai perasaan anak-anak yang telah dewasa.
Niat baik untuk melindungi dan membimbing mereka terkadang terpelintir oleh cara penyampaian yang kurang tepat, sehingga menciptakan perasaan tak nyaman untuk anak.
Oleh karena itu, dilansir dari Geediting, mari mencermati empat frasa yang perlu Anda hindari, demi menjaga keharmonisan dengan anak Anda yang sudah dewasa.
Seharusnya kamu mendengarkan saya
Ungkapan ini sering dilandasi oleh kasih sayang dan kekhawatiran, tetapi berpotensi diinterpretasikan sebagai penolakan terhadap otonomi anak.
Anak akan merasa bahwa keputusan mereka selalu salah dan orang tua selalu lebih bijak.
Alih-alih menekankan penyesalan, sampaikan nasihat dengan sikap terbuka dan berikan kepercayaan kepada mereka untuk mengambil keputusan.
Kapan ada cucu untuk kami?
Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh kerabat saat kumpul keluarga pada lebaran Idul Fitri.
Mungkin terdengar seperti basa-basi, tetapi anak bisa menjadi merasa tertekan. Bisa saja anak mungkin belum siap atau belum berencana memiliki anak.
Keputusan ini sebaiknya bebas dari rasa bersalah atau tekanan sosial. Alih-alih menanyakan tentang cucu, fokus pada tujuan hidup anak, aspirasi dan langkah untuk mendukung mimpi mereka.
Kamu sudah terlalu tua untuk melakukan hal tersebut
Ungkapan ini dapat meredam antusiasme anak ketika menceritakan impian mereka saat bersua kembali di saat lebaran.
Mengatakan bahwa mereka terlalu tua untuk mencoba hal baru, seperti rencana bekerja di luar negeri, membuka bisnis atau melanjutkan pendidikan akan mengirimkan pesan bahwa Anda sebagai orang tua tidak percaya dengan kemampuan anak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
