Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juni 2025 | 19.22 WIB

Lebih Baik Jujur pada Anak Jika Telah Berpisah

Ilustrasi seorang anak dan orang tua sedang berbicara. (Freepik)

JawaPos.com - Sejatinya, co-parenting dilakukan bersama. Namun, bagaimana bila salah satu pihak tidak kooperatif? Ratna menyarankan tetap fokus pada hal yang bisa dikendalikan. Jika perlu, libatkan keluarga besar sebagai support system.

“Fokus berikan yang terbaik dalam waktu yang kita punya dengan anak," tutur professional marriage counsellor dan family conflict counsellor Ratna Sari psikolog.

Pada anak-anak yang masih kecil, orang tua sebaiknya tetap memberi tahu bahwa mereka telah berpisah. Sebab, cepat atau lambat anak pasti akan tahu. Penjelasannya bisa disesuaikan dengan usia.

“Cukup bilang, ‘Papa dan Mama sudah tidak tinggal bersama, tapi kami tetap sayang kamu.’ Itu jauh lebih menenangkan bagi anak. Pada anak remaja, penjelasan yang komprehensif akan lebih mudah diterima," imbuhnya.

Jika salah satu telah memiliki pasangan baru, sebaiknya perkenalkan secara bertahap ke anak. Jangan paksa anak langsung menerima dan yang terpenting bukan untuk menggantikan posisi orang tua kandung. “Anak butuh waktu, dan mantan pasangan juga perlu diajak bicara soal ini. Jangan tiba-tiba hadirkan orang baru tanpa komunikasi,” pungkas Ratna.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore