
Ilustrasi- Memberi hewan peliharan dapat menumbuhkan empati anak (prostooleh-freepik)
JawaPos.com - Empati dimulai dengan kemampuan untuk memahami perasaan dan pengalaman orang lain dari sudut pandang mereka. Empati bukan hanya soal memahami, juga mengenai menghargai perspektif tersebut.
Walau tenaga sales, politisi, aktor, atau pemasar seringkali ahli dalam mengambil perspektif orang lain, akan tetapi itu tidak selalu berarti mereka peduli dengan orang yang mereka hadapi. Sejatin penipu atau penyiksa mungkin juga bisa mengerti perspektif orang lain. Tetapi mereka melakukannya guna mengeksploitasi atau menyakiti.
Empati sejati melibatkan lebih dari sekadar pemahaman, ia juga meliputi kasih sayang dan rasa hormat terhadap orang lain, menciptakan hubungan yang penuh perhatian dan kepedulian. Melansir MCC Harvard, berikut ini beberapa cara menumbuhkan empati anak yang dapat dilakukan oleh orang tua supaya menjadi sosok yang perasa.
1. Berempati dengan anak dan contohkan kepada orang lain
Anak-anak belajar empati tidak hanya dari apa yang kita katakan, tetapi juga dari bagaimana orang tua memperlakukan mereka. Ketika kita memperihatkan empati kepada anak-anak, mereka merasa aman dan membangun hubungan saling percaya dengan kita. Hubungan ini menjadi dasar bagi mereka mengadopsi nilai-nilai kita, meniru perilaku kita, dan akhirnya mengembangkan empati terhadap orang lain.
Berempati dengan anak-anak kita bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti memperhatikan kebutuhan fisik dan emosional mereka, menghargai keunikan setiap orang, menunjukkan minat yang tulus pada kehidupan mereka, dan membimbing mereka dalam kegiatan yang mencerminkan pemahaman kita tentang siapa mereka dan apa yang mereka nikmati.
Anak-anak juga belajar empati dengan mengamati bagaimana kita memperlakukan orang lain. Mereka akan menyadari bagaimana kita memperlakukan pelayan di restoran atau pengantar pos, apakah kita menghargai mereka atau tidak. Di sisi lain, mereka juga akan memperhatikan jika kita menyambut keluarga baru di sekolah mereka atau menampakkan kepedulian terhadap teman sekelas yang sedang menghadapi kesusahan.
2. Peduli kepada orang lain menjadi hal penting
Jika kita ingin anak-anak belajar dalam menghargai sudut pandang orang lain dan memperlihatkan belas kasihan, sangat penting bagi mereka untuk mendengar pesan langsung dari orang tua bahwa peduli terhadap orang lain merupakan nilai yang sangat penting.
Mereka perlu mengetahui bahwa kepedulian terhadap sesama harus menjadi prioritas utama, sama halnya dengan kebahagiaan mereka sendiri. Meskipun banyak orang tua yang mengatakan bahwa mereka ingin membesarkan anak-anak yang peduli, kenyataannya anak-anak sering tidak mendengar pesan tersebut dengan jelas.
Kondisi ini bukan hanya tentang mengajarkan mereka bersikap baik, namun juga menanamkan pemahaman bahwa kebahagiaan orang lain dan kesejahteraan mereka itu saling terkait. Maka dari itu, orang tua harus menjadi teladan nyata dalam menunjukkan empati dan kepedulian supaya anak-anak mereka bisa menginternalisasi nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.
3. Beri kesempatan anak untuk berlatih empati
Anak-anak sebenarnya telah dilahirkan dengan potensi untuk berempati, tetapi kemampuan tersebut tidak berkembang secara otomatis tanpa adanya bimbingan dan perhatian. Seperti halnya belajar bahasa atau olahraga, empati juga memerlukan latihan yang konsisten dan arahan yang tepat.
Anak-anak perlu dibimbing secara aktif dalam mempertimbangkan perasaan dan sudut pandang orang lain. Dengan melakukannya secara teratur, empati bisa menjadi suatu kebiasaan yang otomatis, seperti refleks yang muncul tanpa dipikirkan.
Melalui pengalaman dan eksperimen sosial, anak-anak akan semakin terampil guna memahami dan merespons perasaan orang lain, serta belajar merasakan apa yang orang lain alami. Proses ini tidak hanya mengajarkan mereka lebih peduli, namun juga membantu mereka membangun hubungan yang lebih kuat dan bermakna dengan orang di sekitar mereka.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
