
Ilustrasi seseorang yang punya sifat alami sebagai ibu terbaik. (Freepik).
JawaPos.com–Sebagai orang tua pasti menginginkan hubungan yang kuat dan penuh kasih dengan anak-anak. Namun terkadang tanpa menyadarinya hal tersebut dapat melewati batas yang membuat mereka merasa tidak didengarkan, tidak dihormati, atau bahkan kewalahan.
Menghormati batasan bukan berarti menjauh melainkan membangun kepercayaan. Ketika anak merasa aman dan dihargai, mereka cenderung lebih terbuka, mencari nasihat, dan menjaga ikatan erat dengan kita seiring pertumbuhan mereka.
Dilansir dari laman Geediting, berikut 5 hal yang harus dilakukan orang tua agar memiliki hubungan baik dengan anak.
Sebagai orang tua pasti tergoda untuk memeriksa pesan anak Anda, mendengarkan percakapan mereka, atau memeriksa barang-barang mereka terutama saat Anda mengkhawatirkan mereka. Namun, terus-menerus mengganggu privasi mereka dapat lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaatnya. Anak-anak, seperti halnya orang dewasa, membutuhkan ruang pribadi.
Ketika mereka merasa tidak memiliki privasi, mereka mungkin mulai menyembunyikan sesuatu bukan karena mereka melakukan kesalahan, tetapi karena mereka tidak merasa aman untuk bersikap terbuka kepada Anda.
Kepercayaan adalah jalan dua arah. Jika Anda ingin mereka berbagi dunia mereka dengan Anda, tunjukkan bahwa Anda menghormati hak mereka untuk memiliki sedikit kemandirian. Kepercayaan itu akan memudahkan mereka untuk datang kepada Anda saat mereka benar-benar membutuhkan bantuan.
Sebagai anak sangat mudah terpengaruh dalam hal perasaan, karena bagi mereka siapa saja yang menyakiti perasaan mereka itu merupakan masalah besar dan mengabaikannya hanya akan membuat mereka merasa tidak didengarkan dan sendirian.
Anak-anak merasakan emosi sedalam kita, meskipun masalah mereka tampak kecil dari sudut pandang orang dewasa. Saat kita meremehkan perasaan mereka entah itu rasa frustrasi karena suatu permainan, takut akan situasi baru, atau patah hati karena kehilangan persahabatan kita mengirimkan pesan bahwa emosi mereka tidaklah penting.
Banyak orang tua yang mengharapkan anak mereka untuk patuh tanpa bertanya. Namun, memaksa mereka untuk selalu berkata ya justru dapat mempersulit mereka untuk membela diri di masa mendatang.
Anak-anak yang tidak diizinkan untuk berkata tidak entah itu pada pelukan saudara, aktivitas yang tidak mereka sukai, atau mengungkapkan pendapat mereka sendiri dapat kesulitan dalam menetapkan batasan saat mereka tumbuh dewasa.
Mereka mungkin merasa tertekan untuk menyenangkan orang lain, bahkan dengan mengorbankan diri mereka sendiri. Memberikan anak-anak kebebasan untuk mengatakan tidak dalam situasi yang aman mengajarkan mereka bahwa suara mereka penting.
Ini membantu mereka mengembangkan kepercayaan diri, harga diri, dan kemampuan untuk membuat pilihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri.
Orang tua juga bisa melakukan kesalahan seperti kehilangan kesabaran, membuat asumsi yang tidak adil, atau mengatakan hal-hal yang tidak kita maksudkan. Namun, alih-alih mengabaikannya mengakui kesalahan kita memberikan contoh yang kuat. Ketika kita meminta maaf kepada anak-anak kita, kita menunjukkan kepada mereka bahwa tanggung jawab bukanlah kelemahan melainkan kekuatan.
Hal itu mengajarkan mereka bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna, dan bahwa rasa hormat berjalan dua arah dalam hubungan yang sehat.
Membandingkan anak dengan anak orang lain tidak akan membuat anak menjadi lebih baik malah membuat mereka merasa tidak pernah cukup baik. Hal ini menanamkan benih keraguan pada diri sendiri, membuat mereka mempertanyakan apakah mereka akan pernah mampu mencapainya. Setiap anak memiliki kekuatan, perjuangan, dan kecepatan mereka sendiri dalam hidup.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
