
Ilustrasi mengendarai mobil yang tangki bensinnya nyaris kosong. (Freepik)
JawaPos.com - Mengemudi dengan tangki bensin nyaris kosong mungkin terasa aman selama mobil masih bisa berjalan. Namun, kebiasaan tersebut ternyata dapat meningkatkan risiko mobil mogok sekaligus memberi beban tambahan pada sejumlah komponen sistem bahan bakar.
Royal Automobile Club (RAC), organisasi bantuan kendaraan di Inggris, menyarankan pengemudi tidak mengambil risiko ketika tangki sudah benar-benar mendekati habis. “Jangan mengambil risiko berkendara ketika tangki Anda akan benar-benar kehabisan bahan bakar,” tulis RAC dalam panduannya yang diperbarui pada Maret 2025.
RAC menjelaskan, mobil dengan bahan bakar sangat sedikit dapat menunjukkan gejala tersendat ketika pengemudi melakukan akselerasi. “Pengemudi sering melaporkan mobil terasa tersentak atau tersendat,” jelas RAC. Dalam kondisi lebih parah, mesin bisa kehilangan tenaga dan akhirnya berhenti.
Masalahnya juga bisa merembet ke sistem bahan bakar. Ketika level bensin sangat rendah, pompa bahan bakar dapat menarik kotoran atau endapan yang berada di bagian bawah tangki. RAC menyebut kondisi tersebut berisiko menyebabkan kerusakan pada tangki, fuel pump hingga filter bahan bakar.
RAC juga mengingatkan bahwa angka jarak tempuh yang tersisa pada mobil modern bukan jaminan kendaraan masih mampu mencapai SPBU. Setiap mobil memiliki karakteristik berbeda, sedangkan konsumsi bahan bakar berubah mengikuti kecepatan, kemacetan, kondisi jalan, beban kendaraan dan gaya mengemudi.
Karena itu, lampu peringatan bahan bakar sebaiknya diperlakukan sebagai tanda untuk segera mengisi bensin. RAC bahkan menyarankan pengemudi mulai mencari SPBU ketika indikator berada di sekitar seperempat tangki.
Jika mobil sudah menunjukkan gejala tersendat dan indikator bahan bakar berada di posisi sangat rendah, pengemudi sebaiknya mencari tempat aman untuk berhenti. “Jangan mengambil risiko. Hubungi layanan bantuan kendaraan,” saran RAC.
Capital One Auto Navigator juga menjelaskan alasan fuel pump sebaiknya tidak terlalu sering dibiarkan bekerja dengan tangki hampir kosong. Aliran bahan bakar yang melewati pompa berfungsi sebagai pelumas sekaligus membantu mendinginkan mekanisme internalnya. “Bahan bakar yang bergerak melalui pompa berfungsi sebagai pelumas dan pendingin,” tulis Capital One Auto Navigator.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022