Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 September 2026 | 15.22 WIB

Apakah Bensin Dicampur Minyak Kayu Putih Bisa Lebih Irit? Ini Faktanya

Ilustrasi antrean kendaraan di jalur Pertalite mengular di SPBU Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (10/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi antrean kendaraan di jalur Pertalite mengular di SPBU Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (10/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Klaim bahwa mencampurkan minyak kayu putih ke dalam bensin dapat membuat konsumsi bahan bakar lebih irit ramai diperbincangkan di media sosial.

Berbagai unggahan menyebutkan bahwa campuran tersebut mampu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan.

Informasi itu kemudian dikaitkan dengan sejumlah penelitian yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi mengenai pemanfaatan minyak kayu putih sebagai bioaditif pada bensin. Hasil penelitian tersebut pun memicu beragam tanggapan dan menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat.

Lantas, benarkah mencampurkan minyak kayu putih ke dalam bensin dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat? Berikut penjelasan berdasarkan hasil penelitian dan keterangan dari sumber yang relevan.

Benarkah bensin dicampur minyak kayu putih bisa bikin irit?

Secara kimia, minyak kayu putih tergolong minyak atsiri yang komponen utamanya adalah 1,8-cineole (eucalyptol). Senyawa ini mengandung oksigen sehingga dalam sejumlah penelitian dinilai berpotensi membantu proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar menjadi lebih sempurna.

Beberapa penelitian yang banyak dikutip antara lain berasal dari Jurnal Transmisi Universitas Merdeka (UNMER) Malang, Jurnal Pendidikan Teknik Mesin (JPTM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta penelitian yang dipublikasikan peneliti Utomo dan Arsana (2020).

Salah satu penelitian pada Honda CS1 150 PGM-FI melaporkan bahwa campuran sekitar 8 persen minyak kayu putih mampu menurunkan konsumsi bahan bakar hingga 35,78 persen, meningkatkan torsi sekitar 2,22 persen, menaikkan daya 2,53 persen, serta menurunkan emisi karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC).

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore