
Ilustrasib mobil mengisi BBM di pom bensin. (pixabay.com)
JawaPos.com - Banyak pemilik kendaraan beranggapan bahwa menggunakan bensin dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi juga tidak berlaku untuk semua jenis kendaraan. Pada kenyataannya, tingkat efisiensi bahan bakar tidak hanya ditentukan oleh angka RON yang lebih tinggi, melainkan oleh kesesuaian antara jenis bahan bakar dengan spesifikasi mesin kendaraan. Jika bahan bakar yang digunakan sesuai dengan rasio kompresi mesin, proses pembakaran akan berlangsung lebih optimal sehingga konsumsi BBM dapat menjadi lebih efisien.
Lantas, benarkah bensin beroktan tinggi selalu membuat kendaraan lebih irit?
RON (Research Octane Number) merupakan ukuran yang menunjukkan kemampuan bahan bakar dalam menahan tekanan dan suhu tinggi di ruang bakar sebelum terbakar akibat percikan api dari busi.
Semakin tinggi angka RON, semakin besar pula ketahanan bahan bakar terhadap tekanan kompresi. Hal ini membuat pembakaran berlangsung lebih stabil dan mengurangi risiko terjadinya detonasi atau knocking (ngelitik), terutama pada mesin dengan rasio kompresi tinggi.
Di Indonesia, bensin tersedia dalam beberapa pilihan angka RON, mulai dari RON 89, RON 90 seperti Pertalite, RON 92 seperti Pertamax, hingga RON 95, RON 98, dan RON 100. Masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan mesin dengan karakteristik yang berbeda.
Melansir dari Wahanahonda, bensin dengan angka oktan lebih tinggi memang dapat membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat. Namun, hal tersebut hanya berlaku apabila jenis bahan bakar yang digunakan sesuai dengan rasio kompresi mesin kendaraan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Ditjen Dukcapil Kemendagri Perbarui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital
4 Tips Komunikasi Untuk Kepribadian Introvert Agar Pandai Bicara dengan Orang Lain Menurut Psikologi
Shin Tae-yong Absen saat Persija lawan Persebaya karena Terdiagnosis Flu Tipe A
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor Persita Tangerang vs Isenmulang: Pendekar Cisadane Bidik Pesta 3 Gol
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022