
Ilustrasi sebuah mobil matic melewati tanjakan pegunungan. (Freepik)
JawaPos.com - Mengemudikan mobil matic di jalan menurun membutuhkan teknik yang berbeda dibandingkan saat melaju di jalan datar. Kesalahan yang sering dilakukan pengemudi adalah terlalu mengandalkan pedal rem untuk mengurangi kecepatan, padahal kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan risiko rem mengalami penurunan performa.
Agar perjalanan tetap aman, pengemudi perlu memanfaatkan fitur transmisi dan teknik pengereman yang tepat. Dengan begitu, laju kendaraan akan lebih mudah dikendalikan sekaligus mengurangi beban kerja sistem pengereman, terutama ketika melewati turunan yang panjang dan curam.
Begini 3 cara aman mengemudi mobil matic saat turunan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Saat memasuki jalan menurun, sebaiknya pindahkan tuas transmisi ke posisi gigi rendah, seperti L, 2, atau mode manual pada gigi satu maupun dua. Posisi ini membuat mobil memanfaatkan engine brake atau pengereman mesin untuk membantu menahan laju kendaraan.
Dengan memanfaatkan hambatan dari putaran mesin, kecepatan mobil bisa lebih stabil tanpa harus terus-menerus menginjak pedal rem. Hindari memindahkan tuas ke posisi N (Netral) ketika mobil masih melaju karena hal tersebut dapat mengurangi kendali terhadap kendaraan.
Menginjak rem sepanjang perjalanan di turunan merupakan kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Gesekan kampas rem dengan cakram secara terus-menerus akan menghasilkan suhu yang sangat tinggi sehingga berpotensi membuat sistem pengereman kehilangan efektivitasnya.
Jika transmisi sudah berada di gigi rendah, biarkan engine brake membantu memperlambat kendaraan. Kamu cukup menggunakan rem pada saat-saat tertentu, misalnya ketika ingin mengurangi kecepatan sebelum tikungan atau ketika laju mobil mulai terlalu cepat.
Apabila turunan yang dilalui sangat panjang atau curam sehingga engine brake belum cukup menahan laju kendaraan, gunakan teknik intermittent braking atau pengereman berirama.
Caranya, injak pedal rem dengan tekanan yang mantap hingga kecepatan berkurang sekitar 10–15 km/jam di bawah batas aman. Setelah itu, lepaskan pedal rem dan biarkan engine brake kembali bekerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
