
Ilustrasi: CVT mobil. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mobil bertransmisi otomatis semakin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena menawarkan kenyamanan saat berkendara, terutama di tengah kemacetan. Namun, tidak semua transmisi otomatis memiliki karakter dan biaya perawatan yang sama.
Dua jenis transmisi otomatis yang paling banyak digunakan saat ini adalah Continuously Variable Transmission (CVT) dan Automatic Transmission (AT) konvensional. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, tetapi bagaimana jika dilihat dari sisi biaya perawatan? Berikut penjelasannya.
CVT menggunakan sabuk baja (steel belt) dan pulley untuk menghasilkan perpindahan rasio gigi secara halus tanpa perpindahan gigi yang terasa.
Sementara itu, transmisi otomatis konvensional bekerja menggunakan planetary gear set dan torque converter sehingga perpindahan giginya terjadi secara bertahap sesuai rasio yang tersedia.
Karena konstruksinya berbeda, kebutuhan perawatan keduanya juga tidak sama.
Dalam penggunaan normal, biaya servis berkala CVT biasanya lebih ringan karena perawatannya relatif sederhana.
Perawatan yang paling penting meliputi mengganti oli CVT sesuai jadwal, memeriksa kondisi filter oli transmisi, membersihkan sistem pendingin oli bila diperlukan.
Jika dilakukan secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan, umur CVT bisa bertahan hingga ratusan ribu kilometer.
Meski servis rutinnya relatif terjangkau, biaya akan meningkat jika terjadi kerusakan pada komponen utama. Beberapa komponen yang memiliki harga cukup tinggi antara lain: Steel belt, Pulley primer dan sekunder, Valve body serta Modul kontrol transmisi.
Kerusakan umumnya terjadi akibat terlambat mengganti oli, sering membawa beban berlebih, atau gaya berkendara yang agresif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022