
Ilustrasi perawatan komponen rem mobil. (The Mufflerman).
JawaPos.com - Sistem pengereman merupakan salah satu komponen paling vital pada kendaraan. Ketika rem mengalami gangguan atau bahkan macet, risiko kecelakaan bisa meningkat karena mobil tidak dapat dikendalikan secara optimal.
Karena itu, masalah rem yang macet tidak boleh diabaikan. Jika gejala mulai muncul, seperti roda terasa tertahan, mobil sulit bergerak, atau rem tidak kembali normal setelah digunakan, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!
Salah satu langkah awal yang bisa dicoba adalah menggerakkan mobil maju dan mundur secara perlahan. Saat melakukannya, injak dan lepaskan pedal rem beberapa kali untuk membantu melepaskan komponen rem yang mungkin tersangkut atau menempel.
Namun, jangan memaksakan cara ini terlalu lama. Jika mulai tercium bau hangus atau aroma seperti benda terbakar, segera hentikan karena bisa jadi kampas rem mengalami gesekan berlebih dan berisiko rusak.
Kampas rem yang kotor sering menjadi penyebab sistem pengereman tidak bekerja dengan baik. Debu, lumpur, atau kotoran yang menumpuk dapat mengganggu pergerakan komponen rem sehingga memicu kemacetan.
Selain dibersihkan, kamu juga perlu memeriksa ketebalan kampas rem. Jika sudah aus atau terlalu tipis, sebaiknya segera diganti dengan yang baru agar performa pengereman kembali optimal dan lebih aman digunakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022