
Baterai mobil listrik Hyundai yang akan diproduksi di Cikarang, Jawa Barat. (JawaPos.com)
JawaPos.com - Saat melihat spesifikasi mobil listrik, banyak konsumen menemukan klaim jarak tempuh yang cukup tinggi. Ada mobil yang disebut mampu menempuh 500 km, bahkan lebih, dalam sekali pengisian baterai.
Namun ketika digunakan sehari-hari, hasilnya sering kali berbeda dari angka yang tertera di brosur atau iklan. Kondisi tersebut sebenarnya dipengaruhi oleh metode pengujian yang digunakan untuk menghitung efisiensi dan daya jelajah kendaraan listrik.
Saat ini terdapat tiga standar pengujian yang paling sering digunakan produsen otomotif, yakni CLTC, NEDC, dan WLTP. Ketiganya memiliki metode simulasi berbeda sehingga hasil jarak tempuh yang dihasilkan juga tidak sama.
CLTC atau China Light-Duty Vehicle Test Cycle merupakan standar pengujian yang digunakan di Tiongkok. Metode ini cukup sering ditemukan pada mobil listrik asal China yang masuk ke pasar Indonesia.
Pengujian CLTC dibuat berdasarkan pola lalu lintas perkotaan di China yang cenderung padat dengan kecepatan rendah hingga menengah. Karena simulasi pengujiannya lebih ringan, hasil jarak tempuh CLTC biasanya terlihat lebih tinggi dibanding standar lain.
Misalnya, mobil listrik dengan klaim 500 km berdasarkan CLTC bisa saja hanya mencatat sekitar 420–450 km jika diuji menggunakan standar WLTP.
Kelebihan CLTC:
Kekurangan CLTC:
NEDC atau New European Driving Cycle merupakan metode pengujian lama yang sebelumnya digunakan di Eropa sebelum akhirnya digantikan WLTP.
Standar ini awalnya dikembangkan untuk kendaraan bensin dan diesel, lalu digunakan pula pada mobil listrik generasi awal. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan pola simulasi tertentu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022