
Wuling Eksion dalam media drive dari Jakarta ke Jogjakarta pada Rabu (3/6/2026) hingga Jumat (5/6/2026). (Dok. Wuling Motors)
JawaPos.com - Wuling memberikan jaminan hidup sepanjang waktu (lifetime warranty) untuk baterai mobil listrik. Ingat, jaminan itu ada beberapa syarat yang wajib diketahui konsumen electric vehicle (EV) tidak salah paham kala membeli Wuling EV, salah satunya tidak dipakai untuk taksi online.
Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko mengatakan, Wuling memberikan lifetime warranty dan standar warranty untuk baterai mobil EV. Untuk lifetime warranty battery Wuling EV ada beberapa ketentuan, agar umurnya tetap terpakai dengan maksimal.
Pertama, tidak membiasakan kondisi baterai mobil kosong dalam frekuensi yang sering. Mobil EV tidak dipakai untuk komersial, termasuk dalam pemakaian sebagai taksi online.
"Iya, salah satunya tidak dipakai untuk itu (taksi online, red)," ujar Danang Wiratmoko di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu (3/6) lalu. Penjelasan itu dikemukakan Danang di sela-sela media drive Wuling Eksion.
Ketentuan lainnya, mobil EV tidak berpindah tangan. Artinya ketika membeli Wuling EV, maka mobil tidak disarankan dijual ke orang lain. Jika mobil itu dijual, kata Danang, maka ketentuan lifetime warranty untuk baterai akan gugur.
Akan tetapi, konsumen kedua itu tetap mendapatkan jaminan standar delapan tahun. Artinya pembeli kedua akan mendapatkan sisa umur jaminan baterai dari delapan tahun sejak mobil EV itu keluar dari diler.
Jejeran Wuling Eksion di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng). (Ilham Safutra/JawaPos.com)
Langkah ini, kata Danang, untuk mencegah kekhawatiran konsumen terhadap umur baterai. Jika mobil itu dipakai secara wajar, yakni untuk kebutuhan pribadi dalam kurung jarak kilometer tertentu maka baterai mobil itu akan panjang.
Kalau mobilnya dijual, maka cara konsumen selanjutnya memperlakukan mobil listrik itu belum tentu sama. Sehingga, itulah sebabnya ketentuan untuk menjaga baterai mobil tetap stabil.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
