Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Juni 2026 | 22.24 WIB

Jangan Gunakan Mobil Listrikmu untuk Taksi Online Jika Tidak Ingin Kehilangan Lifetime Warranty Wuling

Wuling Eksion dalam media drive dari Jakarta ke Jogjakarta pada Rabu (3/6/2026) hingga Jumat (5/6/2026). (Dok. Wuling Motors) - Image

Wuling Eksion dalam media drive dari Jakarta ke Jogjakarta pada Rabu (3/6/2026) hingga Jumat (5/6/2026). (Dok. Wuling Motors)

JawaPos.com - Wuling memberikan jaminan hidup sepanjang waktu (lifetime warranty) untuk baterai mobil listrik. Ingat, jaminan itu ada beberapa syarat yang wajib diketahui konsumen electric vehicle (EV) tidak salah paham kala membeli Wuling EV, salah satunya tidak dipakai untuk taksi online.

Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko mengatakan, Wuling memberikan lifetime warranty dan standar warranty untuk baterai mobil EV. Untuk lifetime warranty battery Wuling EV ada beberapa ketentuan, agar umurnya tetap terpakai dengan maksimal. 

Pertama, tidak membiasakan kondisi baterai mobil kosong dalam frekuensi yang sering. Mobil EV tidak dipakai untuk komersial,  termasuk dalam pemakaian sebagai taksi online.

"Iya, salah satunya tidak dipakai untuk itu (taksi online, red)," ujar Danang Wiratmoko di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu (3/6) lalu. Penjelasan itu dikemukakan Danang di sela-sela media drive Wuling Eksion. 

Ketentuan lainnya, mobil EV tidak berpindah tangan. Artinya ketika membeli Wuling EV, maka mobil tidak disarankan dijual ke orang lain. Jika mobil itu dijual, kata Danang, maka ketentuan lifetime warranty untuk baterai akan gugur.

Akan tetapi, konsumen  kedua itu tetap mendapatkan jaminan standar delapan tahun. Artinya pembeli kedua akan mendapatkan sisa umur jaminan baterai dari delapan tahun sejak mobil EV itu keluar dari diler. 

Jejeran Wuling Eksion di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng). (Ilham Safutra/JawaPos.com)

Langkah ini, kata Danang, untuk mencegah kekhawatiran konsumen terhadap umur baterai. Jika mobil itu dipakai secara wajar, yakni untuk kebutuhan pribadi dalam kurung jarak kilometer tertentu maka baterai mobil itu akan panjang. 

Kalau mobilnya dijual, maka cara konsumen selanjutnya memperlakukan mobil listrik itu belum tentu sama. Sehingga, itulah sebabnya ketentuan untuk menjaga baterai mobil tetap stabil. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore