
Suzuki Carry dan Daihatsu Grand Max. (AI)
JawaPos.com - Persaingan Suzuki Carry vs Daihatsu Gran Max di segmen mobil niaga ringan kian memanas pada 2026. Di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan logistik, kedua pikap andalan ini saling berebut dominasi dengan menawarkan efisiensi biaya operasional, daya angkut besar, hingga jaringan purna jual luas—menjadikannya pilihan utama pelaku UMKM hingga bisnis skala kecil di Indonesia.
Dua pemain lama, Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max, terus saling sikut mempertahankan dominasi di pasar yang dikenal sensitif terhadap harga, efisiensi, dan daya angkut tersebut.
Kedua model ini bukan hanya sekadar kendaraan operasional, tetapi juga menjadi tulang punggung pelaku UMKM hingga perusahaan logistik skala kecil.
Dengan karakteristik yang mirip, mulai dari desain bak terbuka hingga mesin yang tangguh, Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max berlomba menawarkan nilai lebih, baik dari sisi biaya operasional, fitur, maupun jaringan purna jual.
Mengacu pada data Kuartal I, penjualan Gran Max Series di segmen kendaraan komersial tercatat mencapai 6.421 unit atau berkontribusi sekitar 52 persen terhadap total penjualan Daihatsu.
Secara rinci, Gran Max Pick Up membukukan 4.355 unit, sementara varian Minibus dan Blind Van menyumbang 2.066 unit.
Capaian tersebut kembali menegaskan peran Gran Max Series sebagai andalan di kalangan pelaku usaha, baik UMKM maupun korporasi. Keunggulan pada kapasitas angkut, efisiensi biaya operasional, serta kemudahan perawatan menjadi faktor utama yang mendorong tingginya permintaan.
Selain itu, Gran Max hadir dengan pilihan varian yang cukup lengkap untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis, mulai dari dua opsi mesin 1.3L dan 1.5L, tiga jenis bodi, hingga ketersediaan transmisi otomatis pada varian tertentu.
“Daihatsu akan terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan tersebut, didukung layanan purnajual yang semakin mudah dijangkau,” kata Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5).
Sepanjang kuartal I-2026, struktur penjualan ritel Suzuki memang didominasi oleh New Carry dengan porsi 52 persen dengan angka 19.026 unit. Di belakangnya, New XL7 menyumbang 19 persen dan Fronx sebesar 17 persen, sehingga ketiga model ini secara kumulatif berkontribusi hingga 88 persen terhadap total penjualan perusahaan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
