JawaPos.com - Perusahaan teknologi OMOWAY resmi merilis OMO X dengan konsep OMO-ROBOT. Produk ini merupakan sepeda motor listrik dengan teknologi penyeimbang otomatis. Teknologi ini membantu sepeda motor agar tidak mudah terjatuh.
Dalam demontrasi yang dilakukan di Cloud 9 Piazza Jewel Changi Airport, Singapura, diperlitkan seorang perempuan berdiri di atas motor. Bersamaan dengan itu, motor dimajukan sendiri dan berhasil tetap melaju stabil otomatis tidak terjatuh tanpa ada kaki yang menapak ke jalan.
Pendiri OMOWAY, Todd He mengatakan, OMO X dibekali dengan teknologi giroskop dengan model Pembelajaran Penguatan (Reinforcement Learning). Selain itu terdapat teknologi Otak Full-Stack dan Serebelum Digital.
“Dimulai dengan sepeda motor, OMOWAY siap untuk memperluas jejaknya ke berbagai bidang, termasuk kehidupan cerdas, infrastruktur perkotaan, dan logistik otonom,” ungkap Todd.
Dengan kecanggihan ini, OMO X memiliki empat naluri seperti manusia, yakni melihat dengan wawasan (Visi), sistem persepsi 360° berbasis visi yang mampu memodelkan jalan dengan fidelitas tinggi dan memprediksi maksud, dan berpikir mendalam (logika).
Motor ini dipoperasikan dengan sinergi perangkat keras dan lunak. Teknologi ini akan menyelaraskan motor, pengereman, kemudi, dan giroskop. OMOWAY memastikan bahwa motor bisa berindak dengan presisi atau aksi.
Motor juga bereaksi dengan kecepatan kilat yakni arsitektur E/E (Listrik/Elektronik) berkinerja tinggi yang memastikan aliran data tanpa latensi dari persepsi hingga eksekusi. "Kecerdasan benar-benar melayani umat manusia hanya ketika diwujudkan. Kita tidak hanya memberi mesin otak untuk berpikir. Kita juga memberinya serebelum untuk kontrol fisik yang tepat,” ungkap Todd.
Melalui kecanggihan teknologi ini, OMOWAY ingin menghadirkan pengalaman berkendara masa depan dengan konsep yang lebih aman dan nyaman. “Visi itu mendorong kecerdasan dan keberlanjutan secara global,” pungkas Todd.
OMOWAY telah menetapkan Indonesia sebagai pasar perdana untuk penjualan masal OMO X. Peluncuran pasar pertama akan dilakukan di Jakarta pada Mei 2026.