
Ilustrasi baterai yang sudah terpasang pada rangka mobil. (Freepik)
JawaPos.com-Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di berbagai negara, isu keamanan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi perhatian penting bagi industri. Baterai lithium-ion yang menjadi komponen utama EV memiliki risiko kebakaran jika terjadi kerusakan atau fenomena thermal runaway, sehingga fasilitas penyimpanan dan pengujian baterai membutuhkan sistem mitigasi yang semakin ketat.
“Pada fasilitas yang menangani baterai lithium-ion, mitigasi preventif adalah hal yang esensial. Ketika insiden kebakaran terjadi, setiap detik sangat berarti,” ujar CEO PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (FAST), Willy Hadiwijaya.
Untuk mendukung peningkatan standar keselamatan tersebut, FAST menghadirkan solusi proteksi kebakaran melalui aplikasi pelapis khusus ALTEX Alpha Tech Shield pada salah satu ruang penyimpanan baterai di laboratorium dan fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik milik PT CARSURIN Tbk di Tangerang.
Fasilitas tersebut merupakan bagian dari laboratorium pengujian baterai EV yang dioperasikan CARSURIN guna mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kehadiran sistem proteksi tambahan ini diharapkan dapat memperkuat mitigasi risiko kebakaran di area operasional yang memiliki tingkat risiko tinggi.
PT CARSURIN Tbk (CRSN) sendiri merupakan perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang berdiri sejak 1968 dan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Seiring percepatan transisi energi serta berkembangnya industri kendaraan listrik, perusahaan ini terus meningkatkan standar keselamatan operasional pada fasilitas pengujian maupun penyimpanan baterai.
Teknologi ALTEX Alpha Tech Shield yang dikembangkan FAST menggunakan teknologi Thermafrost. Pelapis ini dirancang untuk mengendalikan serta menekan penyebaran api sejak dari sumbernya dengan membentuk lapisan pelindung yang mampu mengurangi intensitas nyala api dan memperlambat proses pembakaran.
Pelapis tersebut mampu bertahan pada suhu ekstrem hingga 1.600 derajat Celsius serta memberikan tambahan waktu perlindungan hingga tiga jam dalam kondisi kebakaran. Selain itu, formulanya berbasis air dan tidak beracun sehingga proses aplikasinya dinilai lebih aman bagi lingkungan kerja.
“Melalui ALTEX, kami ingin memberikan tambahan waktu respons yang berharga bagi para mitra kami untuk melindungi keselamatan jiwa, aset, dan keberlangsungan operasional,” kata Willy.
Di tengah percepatan elektrifikasi dan transisi energi, kebutuhan terhadap sistem keselamatan pada fasilitas yang menangani baterai kendaraan listrik diperkirakan akan terus meningkat. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
