
Kebutuhan asuransi sangat penting untuk melindungi aset. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Kepemilikan aset pribadi masih menjadi fokus utama masyarakat Indonesia. Selain rumah tinggal, kendaraan kini memegang peranan penting sebagai penunjang mobilitas sehari-hari.
Sekitar 85 persen masyarakat Indonesia tercatat memiliki kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Mengingat nilainya yang tidak kecil, menjaga kondisi dan keberlangsungan fungsi kendaraan menjadi perhatian serius bagi para pemiliknya.
Di sisi lain, upaya menjaga aset bernilai tersebut semakin menghadapi tantangan seiring dinamika lingkungan yang kian kompleks. Perubahan cuaca yang sulit diprediksi, potensi banjir di berbagai daerah, hingga kondisi alam yang tidak menentu menjadi pengingat pentingnya kesiapan dalam mengelola risiko.
Tidak hanya banjir, karakter geografis Indonesia yang berada di wilayah rawan gempa turut menambah potensi ancaman terhadap aset, termasuk risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Tanpa langkah perlindungan yang memadai, hunian dan kendaraan pribadi menjadi aset yang paling rentan mengalami kerugian akibat berbagai kejadian tersebut.
Situasi ini menegaskan bahwa perlindungan aset idealnya dipersiapkan sejak dini, sebelum risiko benar-benar terjadi. Asuransi hadir sebagai instrumen pengaman yang memberikan rasa tenang, sekaligus membantu masyarakat meminimalkan dampak finansial saat menghadapi kondisi tak terduga.
Hal ini pula yang dilakukan PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), dengan memberikan beragam solusi perlindungan untuk berbagai aset penting, mulai dari properti hingga kendaraan bermotor.
Seperti halnya, Asuransi harta benda (Property) yang Memberikan perlindungan terhadap aset properti seperti rumah dan gedung perkantoran beserta isinya dari risiko kebakaran, sambaran petir, serta ledakan. Terdapat pula asuransi kendaraan yang menyediakan perlindungan untuk mobil dan sepeda motor dengan pilihan jaminan komprehensif maupun kerugian total.
Direktur Marketing MPMInsurance, Poppy Panca, menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya menitikberatkan pada penyediaan produk, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan nasabah.
“Asuransi bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga tentang pendampingan. Melalui pendekatan advisory, kami membedah risiko unik setiap nasabah dan merancang solusi proteksi yang relevan serta tepat sasaran,” ujar Poppy.
Ia menambahkan, kekuatan asuransi sendiri terletak pada kemampuannya menghadirkan solusi proteksi yang disesuaikan secara personal, sehingga nasabah dapat memperoleh manfaat maksimal tanpa proses yang berbelit.
Keandalan layanan ini sendiri tercermin dari pencapaian peringkat ‘A+(idn)’ dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings pada Desember 2025, yang menegaskan kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis.
Kinerja tersebut diperkuat oleh kondisi permodalan yang solid, tercermin dari rasio Risk-Based Capital (RBC) sebesar 322 persen per September 2025, jauh melampaui ketentuan regulator.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022