
Pengunjung melihat mobil Chery J6T pameran otomotif di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, di ICE BSD City Tangerang, Banten, Jumat (21/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, akan memulai pembangunan pabrik mandiri di Indonesia pada 2026 dan menargetkan fasilitas tersebut beroperasi penuh pada 2027. Dengan berdirinya pabrik ini, Chery tak lagi bergantung pada fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Direktur Pemasaran PT Chery Sales Indonesia (CSI) Budi Darmawan menyampaikan, peletakan batu pertama atau groundbreaking pabrik akan dilakukan dalam tahun ini. Namun, ia belum mengungkap detail waktu pasti pelaksanaannya.
“Tahun ini akan groundbreaking untuk pabrik mandiri kita dan insya Allah 2027 sudah berdiri pabrik mandiri. Soal kuartalnya, apakah Q1, Q2, Q3, atau Q4, yang pasti masih di tahun ini,” kata Budi di sela kegiatan uji kendara Chery C5 CHS Hybrid di Semarang, Rabu (28/1).
Pabrik mandiri tersebut tidak hanya difokuskan untuk satu merek. Budi menegaskan bahwa fasilitas ini akan menjadi pusat produksi bagi seluruh jenama di bawah naungan Chery Group.
Artinya, sejumlah merek yang saat ini mulai agresif di Indonesia seperti Omoda dan Jaecoo berpeluang dirakit secara lokal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan merek lain seperti Lepas dan iCar juga akan masuk dalam daftar produksi pabrik tersebut.
Langkah ini dinilai strategis, seiring dengan makin luasnya portofolio produk Chery Group di Tanah Air, termasuk kendaraan listrik dan hybrid yang kini mulai mendapat tempat di pasar.
Dari sisi kapasitas, pabrik mandiri Chery di Indonesia dirancang cukup besar. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu memproduksi hingga 100.000 unit kendaraan per tahun.
“Itu untuk meng-cover semua produk Chery Group. Kalau kita refleksikan dengan kondisi pasar tahun ini, angkanya memang di kisaran tersebut. Tapi kami juga tidak langsung full capacity, semuanya akan dilakukan bertahap,” ujar Budi.
Pendekatan bertahap ini dinilai realistis, mengingat Chery masih terus memperkuat jaringan diler, layanan purnajual, serta kepercayaan konsumen di Indonesia.
Pembangunan pabrik mandiri ini menjadi sinyal kuat keseriusan Chery dalam menjadikan Indonesia sebagai pasar utama, bahkan basis produksi regional. Selain meningkatkan efisiensi biaya dan pasokan, produksi lokal juga membuka peluang peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang penting untuk kendaraan elektrifikasi.
Tak hanya itu, kehadiran pabrik mandiri juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong tumbuhnya ekosistem industri otomotif nasional. (*)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
