Motor listrik Charged Maleo S. (Istimewa).
JawaPos.com - Peralihan ke sepeda motor listrik di Indonesia mulai memasuki fase baru. Jika sebelumnya identik dengan kendaraan ramah lingkungan untuk mobilitas ringan, kini motor listrik semakin dilirik sebagai alat kerja harian, terutama oleh pengemudi ojek online dan pekerja urban yang menuntut efisiensi biaya operasional.
Tren tersebut terlihat dari langkah Charged Indonesia yang memperkenalkan Charged Maleo S pada awal 2026, pengembangan terbaru dari model Maleo yang selama ini menjadi tulang punggung portofolio mereka. Model ini diklaim dirancang untuk menjawab dua persoalan utama pengguna motor listrik: jarak tempuh dan waktu pengisian daya.
Charged mencatat, hingga akhir 2025, penggunaan sepeda motor listrik dalam ekosistem mereka telah menggantikan perjalanan motor berbahan bakar konvensional sejauh lebih dari 200 juta kilometer.
Angka ini diyakini mencerminkan meningkatnya adopsi motor listrik, khususnya di segmen pengguna yang mengandalkan kendaraan untuk aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Maleo masih menjadi model dengan tingkat penggunaan tertinggi di jajaran kami. Pengembangannya kami lakukan berdasarkan masukan pengguna yang memakai motor ini setiap hari,” ujar CY, CEO Grup Charged Indonesia, Kamis (29/1).
Disebut juga kalau Maleo S hadir dengan sejumlah pembaruan yang difokuskan pada kenyamanan dan daya guna. Salah satu sorotan utama adalah baterai berperforma tinggi yang mendukung pengisian cepat, memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 60 persen dalam waktu sekitar 20 menit.
Dari sisi performa, pembaruan perangkat lunak memungkinkan jarak tempuh hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian, serta kemampuan menanjak hingga 25 derajat. Fitur ini dinilai relevan untuk kondisi perkotaan Indonesia yang beragam, termasuk kawasan dengan kontur jalan menanjak.
Kenyamanan berkendara juga ditingkatkan melalui setelan suspensi yang lebih lembut, jok yang lebih panjang, serta pegangan belakang untuk penumpang. Charged turut menyematkan teknologi Hill Start Assist dan Regenerative Braking guna memberikan kontrol lebih baik saat berkendara di lalu lintas padat.
Di luar spesifikasi kendaraan, tantangan utama adopsi motor listrik masih terletak pada ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Menyadari hal tersebut, Charged Indonesia mulai memperluas jaringan pengisian cepatnya yang saat ini tersedia di beberapa titik, seperti Jakarta Selatan, Bintaro, dan Cikupa.
“Infrastruktur pengisian cepat menjadi faktor kunci agar motor listrik benar-benar bisa diandalkan sebagai kendaraan utama. Karena itu kami menargetkan pengembangan hingga ratusan lokasi pengisian daya pada 2026,” kata CY.
Langkah ini sejalan dengan kebutuhan pengguna yang mengandalkan motor listrik untuk bekerja, di mana waktu berhenti untuk pengisian daya berpengaruh langsung pada produktivitas.
Menariknya, seluruh motor Charged juga telah dibekali teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi In-Charged. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau kondisi kendaraan, mengelola akun, hingga menerima pembaruan administratif secara digital.
Pendekatan ini mencerminkan arah pengembangan motor listrik yang tidak hanya mengandalkan perangkat keras, tetapi juga ekosistem layanan digital yang mendukung penggunaan jangka panjang.
Dari sisi pasar, Charged Maleo S tersedia melalui beberapa skema, mulai dari berlangganan bulanan hingga sewa harian yang menyasar pengemudi ojek online. Model ini menunjukkan bagaimana produsen motor listrik mulai menyesuaikan diri dengan karakteristik pengguna Indonesia yang beragam, terutama mereka yang membutuhkan kendaraan tanpa investasi awal besar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
