Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Januari 2026, 23.36 WIB

Masalah Umum pada Power Steering Bisa Ditangani Begini Caranya

Power steering berat tidak selalu sama alias penyebabnya bisa saja berasal dari bagian lainnya. [Ilustrasi] - Image

Power steering berat tidak selalu sama alias penyebabnya bisa saja berasal dari bagian lainnya. [Ilustrasi]

JawaPos.com - Power steering merupakan sebuah sistem yang dirancang guna memberikan kemudahan dalam mengoperasikan setir kendaraan, sehingga proses memutar setir menjadi jauh lebih ringan dan tidak memerlukan upaya fisik yang besar. Teknologi ini memanfaatkan tenaga tambahan dari sebuah sistem, yang dapat berupa hidrolik atau elektrik, untuk membantu pengemudi.

Dengan menggunakan power steering, pengalaman berkendara, terutama saat melakukan manuver pada kecepatan rendah atau parkir, menjadi lebih nyaman karena pengemudi tidak perlu mengerahkan banyak tenaga.

Sistem ini juga efektif dalam mengurangi rasa lelah yang biasanya timbul ketika mengendarai kendaraan dalam jangka waktu lama. Keberadaan teknologi power steering memiliki peranan yang sangat penting, baik dalam mendukung kenyamanan berkendara maupun menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Masalah Umum pada Power Steering

 1. Setir Terasa Berat atau Sulit Diputar

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kurangnya tekanan dari sistem power steering hidrolik atau motor listrik pada power steering elektrik. Penyebab lainnya termasuk kekurangan oli power steering, sabuk penggerak yang aus atau kendur, hingga masalah pada pompa.

Solusinya adalah memeriksa level oli power steering terlebih dahulu. Jika level oli cukup, namun masalah tetap ada, kemungkinan ada kerusakan pada komponen seperti pompa hidrolik atau motor listrik. Pastikan untuk segera membawa kendaraan Anda ke bengkel resmi untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

2. Muncul Suara Mendengung atau Berisik Saat Setir Diputar

Hal ini biasanya terjadi akibat oli power steering yang sudah kotor atau tidak cukup, sehingga pompa power steering bekerja lebih keras dari seharusnya.

Suara ini juga bisa muncul jika pompa power steering sudah aus, selang mengalami penyumbatan, atau ada kebocoran kecil yang mengurangi tekanan sistem. Jika tidak segera diatasi, masalah ini dapat merusak komponen lain dalam sistem power steering. Untuk mengatasinya, lakukan penggantian oli power steering secara berkala dan gunakan jenis oli yang sesuai rekomendasi pabrikan.

3. Kebocoran Cairan Power Steering

Kebocoran cairan power steering sering menjadi penyebab utama masalah pada sistem ini. Cairan ini berfungsi untuk memberikan tekanan pada power steering hidrolik dan melumasi komponen, sehingga kebocoran dapat mengakibatkan sistem tidak bekerja dengan baik.

Kebocoran biasanya disebabkan oleh selang yang retak, seal yang rusak, atau komponen yang aus karena usia pemakaian. Tanda-tanda kebocoran termasuk adanya cairan di bawah kendaraan, terutama di area dekat roda depan, dan berkurangnya level oli power steering secara drastis.

Untuk mengatasi masalah ini, periksa selang dan komponen yang terhubung dengan sistem power steering. Kebocoran kecil mungkin bisa diatasi dengan mengganti segel, tetapi untuk kebocoran yang lebih besar, Anda perlu mengganti komponen yang rusak di bengkel resmi.

4. Getaran pada Setir Saat Mobil Berjalan atau Diam

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore