Ilustrasi pedal gas mobil. (Auto2000)
JawaPos.com - Menginjak pedal gas memang terlihat sepele, tetapi kebiasaan ini ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kondisi mobil dan keselamatan berkendara. Banyak pengemudi tanpa sadar menginjak gas terlalu dalam, terlalu sering, atau tidak sesuai kebutuhan saat berkendara sehari-hari.
Padahal, ada teknik menginjak pedal gas yang benar agar mobil tetap efisien, nyaman, dan aman digunakan. Jika kebiasaan menginjak pedal dilakukan secara sembarangan, berbagai dampak negatif bisa muncul, mulai dari pemborosan hingga risiko kecelakaan.
Berikut 8 dampak buruk yang perlu kamu pahami agar tidak mengalaminya sendiri seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Konsumsi Bahan Bakar Jadi Lebih Boros
Salah satu dampak paling terasa dari kebiasaan menginjak pedal gas sembarangan adalah meningkatnya konsumsi bahan bakar. Baik mobil manual maupun matic sama-sama berisiko mengalami pemborosan jika gas sering ditekan berlebihan.
Ketika kamu menginjak pedal gas terlalu dalam atau tidak konsisten, mesin akan bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Akibatnya, kebutuhan bahan bakar meningkat dan pengeluaran untuk membeli bensin pun menjadi lebih besar dari biasanya.
2. Kampas Rem Lebih Cepat Aus
Menginjak gas secara asal-asalan sering kali membuat kamu harus lebih sering mengerem secara mendadak atau keras. Kondisi ini berdampak langsung pada kampas rem yang akan lebih cepat menipis dan aus.
Selain membuat kampas rem harus diganti lebih cepat, penggunaan rem yang berlebihan juga bisa menyebabkan sistem pengereman menjadi panas. Jika dibiarkan, efektivitas rem dalam memperlambat laju kendaraan bisa menurun dan berisiko mengganggu keselamatan berkendara.
3. Risiko Mesin Mengalami Overheating
Tidak hanya sistem rem, mesin mobil juga bisa terdampak akibat kebiasaan menginjak pedal gas berlebihan. Mesin yang terus dipaksa bekerja keras berisiko mengalami peningkatan suhu secara berlebihan atau overheating.
Overheating terjadi karena beban kerja mesin meningkat dan sistem pendinginan tidak mampu mengimbangi panas yang dihasilkan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu kerusakan serius hingga membuat mesin mati secara tiba-tiba di tengah perjalanan.
4. Komponen Mobil Lebih Cepat Rusak
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022