
Sejumlah armada bus listrik TransJakarta berhenti di Halte Bundaran HI, Jakarta, Jumat (10/01/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Intelligent Transport System (ITS) Indonesia, mengandeng Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah RI, akan menggelar Indonesia International Transport Summit (IITS) 2025 pada 26–27 November 2025 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta.
Misi dari acara ini untuk mempercepat pengembangan sistem mobilitas yang cerdas, berkelanjutan, dan inklusif bagi kawasan Global South. Dengan mengusung tema "The Global South Mobility Atlas," IITS 2025 menjadi wahana penting untuk diskusi kebijakan, kolaborasi industri, dan pencarian solusi inovatif.
Konferensi ini juga merujuk pada Jakarta Declaration on Sustainable and Intelligent Urban Mobility yang dihasilkan dari ITS Asia Pacific Forum 2024, menyoroti peran Indonesia sebagai penggerak dalam pengembangan sistem transportasi cerdas di wilayah Asia-Pasifik.
Acara ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Sekretaris Jenderal ITS Asia-Pacific Akio Yamamoto, dan Wali Kota Gangneung, Korea Selatan, Hong-Kyu Kim.
Presiden ITS Indonesia, William P. Sabandar, menyatakan bahwa transportasi merupakan pilar utama pembangunan nasional.
"Sistem transportasi yang tangguh membutuhkan ekosistem berbasis infrastruktur yang solid, layanan yang efisien, dan teknologi modern," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transformasi transportasi di negara-negara Global South untuk menciptakan transportasi publik yang andal, dengan Indonesia memprioritaskan perubahan ini sebagai bagian dari peningkatan daya saing dan kesejahteraan sosial melalui pendekatan Intelligent Transport Systems (ITS).
Konferensi ini dirancang untuk memperkuat kerja sama, mendorong inovasi, dan membangun mobilitas yang lebih cerdas, aman, sekaligus terkoneksi.
Sebagai bagian dari acaranya, IITS 2025 akan menghadirkan lima jalur tematik strategis: Future Systems (teknologi mobilitas seperti kendaraan listrik, sistem otonom, drone, kecerdasan buatan, hidrogen, dan infrastruktur cerdas).
Lalu ada Policy Engines (kebijakan regulasi dan model pembiayaan yang mendukung ITS), Everyday Journeys (akses mobilitas yang adil dan berkualitas), The Business of Movement (potensi ekonomi berbasis mobilitas seperti investasi dan startup), serta Interlinked (konektivitas intermodal yang relevan untuk wilayah kepulauan).
Dengan target lebih dari 500 peserta, IITS 2025 bertekad menjadi platform strategis dalam membentuk visi dan agenda transportasi cerdas serta berkelanjutan untuk kawasan Global South.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
