
Produsen mobil asal Korea Selatan, Hyundai. (DubiCars)
JawaPos.com - Upaya pemerintah mewujudkan mobil nasional kian konkret. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Hyundai Motor Company siap berpartisipasi dalam pengembangan mobil nasional berbasis kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
"Mereka siap dengan modal tertentu dan itu perlu pembahasan lebih detail. Yang dibahas sekarang adalah basis kendaraan yang berbasis EV," kata Airlangga di sela KTT APEC 2025 di Gyeongju, Gyeongsang Utara, Korea Selatan beberapa waktu lalu mengutip ANTARA, Minggu (9/11).
Menurut Airlangga, pembahasan antara pemerintah Indonesia dan pabrikan asal Korea Selatan itu akan mencakup desain, teknologi, serta struktur investasi. Hyundai dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan mobil listrik yang bisa mempercepat lahirnya mobil nasional berteknologi hijau.
Selain Hyundai, sejumlah korporasi besar Korea juga menunjukkan minat kuat untuk menanamkan modal di Indonesia. "Lotte Chemical sudah siap dan akan ada peresmian investasi sekitar USD 4 miliar. Posco juga menyiapkan program tahap lanjutan terkait 10 juta ton produksi," ujar Airlangga.
Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia memiliki mobil buatan sendiri dalam tiga tahun ke depan. Pemerintah bahkan telah menyiapkan dana dan lahan untuk pembangunan pabrik kendaraan dalam negeri.
"Saudara-saudara, ini belum merupakan prestasi, tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang," kata Prabowo dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 20 Oktober lalu.
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia menyebut industri otomotif nasional sudah memiliki kesiapan teknologi dan sumber daya untuk menjalankan proyek mobil nasional.
Agus bahkan telah mengusulkan agar program mobil nasional ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat implementasinya. "Kami sudah kirim surat ke Bappenas agar proyek ini dipertimbangkan sebagai PSN. Dengan begitu, percepatan dan koordinasi antarinstansi bisa lebih kuat," ujarnya.
Jika terwujud, kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Hyundai ini bisa menjadi tonggak penting dalam transformasi industri otomotif Tanah Air menuju era elektrifikasi dan kemandirian industri nasional.
Jejak Panjang Mobil Nasional Indonesia
Rencana membangun mobil nasional bukan hal baru di Indonesia. Upaya ini sudah dimulai sejak era 1990-an melalui berbagai proyek, meski sebagian besar berakhir kontroversial.
Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, muncul Timor, mobil nasional hasil kerja sama dengan pabrikan Korea Selatan, Kia Motors. Meski sempat diproduksi secara massal, proyek Timor dihentikan pascakrisis ekonomi 1998 dan gugatan di WTO karena dianggap mendapat perlakuan istimewa dari pemerintah.
Selain Timor, ada juga proyek Bimantara yang digagas keluarga Cendana, bekerja sama dengan Hyundai untuk memproduksi mobil sedan dengan merek lokal. Namun proyek ini juga terhenti di tengah jalan karena lemahnya daya saing dan situasi ekonomi saat itu.
Di era reformasi, impian mobil nasional sempat kembali lewat Esemka, yang muncul sekitar 2010-an. Mobil rakitan siswa SMK itu sempat menarik perhatian publik dan bahkan diresmikan Presiden Joko Widodo saat masih menjabat Wali Kota Solo.
Namun, Esemka hingga kini masih menuai kontroversi karena kapasitas produksinya terbatas dan dianggap belum sepenuhnya 'nasional' secara teknologi dan komponen. Keberadaannya pun 'gaib' alias hampir tidak bisa ditemukan di pasaran walaupun terdapat pabrik di Solo, Jawa Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022