Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 November 2025, 00.47 WIB

Ekosistem Terpadu dan Berkelanjutan, Bikin VinFast Tak Sekadar jadi Produsen Mobil

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, dengan salah satu mobil listrik VinFast VF7. (Dok. VinFast) - Image

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, dengan salah satu mobil listrik VinFast VF7. (Dok. VinFast)

JawaPos.com - Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast membangun ekosistem otomotif yang komprehensif di Indonesia, mencakup armada taksi listrik Green SM, jaringan pengisian daya V-Green, hingga pabrik produksi di Subang, Jawa Barat. Pendekatan ini menegaskan bahwa VinFast tidak sekadar menghadirkan mobil, tetapi juga pengalaman mobilitas listrik yang menyeluruh.

Dengan integrasi layanan transportasi, infrastruktur pengisian daya, dan manufaktur lokal, VinFast menciptakan sinergi yang memperkuat posisi mereka sebagai pemain yang patut diperhitungkan dalam ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Strategi ini memudahkan masyarakat mengadopsi mobil listrik, sekaligus mempercepat transformasi transportasi berkelanjutan.

Melihat hal ini, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan, jika perusahaan berkompetisi melalui harga produk tentu tidak akan ada habisnya. Terlebih, setiap brand membawa inovasi tersendiri bagi setiap produk yang dibawakan.

Ekosistem Pabrik di Subang Jawa Barat yang Berdayakan Masyarakat Sekitar

VinFast ingin bergerak dengan cara yang berbeda, yakni dengan memperkuat serta memperluas ekosistem yang dimilikinya di Indonesia. Bahkan, ekosistem ini pula bisa memberikan benefit ke masyarakat sekitar dengan menciptakan lapangan kerja melalui pabrik di Subang, Jawa Barat.

"Kami melihat ekosistem adalah kunci supaya orang itu loyal kepada brand kami. Tadi saya sampaikan juga ekosistem pertama itu adalah pabrik, karena itu menunjukkan komitmen kami bahwa misalnya VinFast hadir di Indonesia ini ingin berkembang bersama bangsa Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja. Bukan hanya menjadikan pasar tapi juga kita istilahnya menciptakan lapangan kerja, kita melakukan alih teknologi," kata Kariyanto kepada JawaPos.com beberapa waktu yang lalu.

Dia menekankan bahwa sebagian besar pabrik di Subang tersebut nantinya akan diisi oleh tenaga kerja lokal. Lebih menariknya lagi, VinFast juga mempersiapkan diri dengan bekerjasama dengan politeknik ataupun sekolah-sekolah di sekitaran pabrik untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

"Kami juga menjalin kerjasama misalnya dengan politeknik atau misalnya nanti STM-STM di sekitar pabrik itu untuk mempersiapkan tenaga-tenaga terampil yang berikutnya nanti bisa bekerja di perusahaan kami. Itu dari sisi pabrik," tukas dia.

VinFast VF7. (Dok. VinFast). (Note: Buat di dalam artikel)

V-Green sebagai Jawaban Kekhawatiran Masyarakat Akan Infrastruktur Pengisian Daya

Di sisi lain, pada ekosistem terpadu di Indonesia, VinFast juga memiliki jaringan pengisian daya V-Green. Hal ini tentu untuk menjawab kekhawatiran masyarakat dalam membeli mobil listrik dengan alasan infrastruktur pengisian daya yang kurang menyeluruh.

Kariyanto menegaskan langkah ini akan sangat membantu masyarakat Indonesia yang menggunakan mobil listrik. Terlebih saat musim mudik yang memiliki antrean begitu panjang.

"Nah, kami akhirnya belajar juga dari kesuksesan di Vietnam dimana salah satu kunci kesuksesan itu adalah dengan tersedianya infrastruktur charging di mana-mana. Sehingga kami membawa company kami yang namanya V-Green. V-Green memang legal entity terpisah dari VinFast, tapi masih satu owner," tukasnya.

Dia menjelaskan, bahwa V-Green telah melakukan ekspansi ke seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, saat ini telah terpasang kurang lebih 3000 titik dengan yang aktif 1600 titik. VinFast menegaskan bahwa pihaknya akan terus berekspansi hingga nanti akan terpasang di atas 50.000 titik di Indonesia.

Langkah ini dilakukan agar infrastruktur charging VinFast bisa dinikmati oleh masyarakat di kota-kota kecil, tak hanya di kota-kota besar.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore