
Daihatsu rutin mengumpulkan komunitas penggunanya di acara Kumpul Sahabat. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang cenderung stagnan, Daihatsu mengklaim berhasil mempertahankan posisi kuat sebagai salah satu pemain utama di Indonesia.
Hingga September 2025, merek ini membukukan penjualan wholesales sebanyak 10.605 unit dan ritel 11.390 unit, dengan pangsa pasar mencapai 17–18 persen, tertinggi sepanjang tahun berjalan.
Kinerja ini menjadi sorotan karena terjadi saat pasar mobil nasional masih berjuang menghadapi tekanan daya beli dan fluktuasi ekonomi. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan nasional hanya naik tipis 0,5 persen dibanding bulan sebelumnya.
“Capaian ini menunjukkan loyalitas konsumen yang tetap tinggi di tengah pasar yang menantang,” ujar Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.
Dominasi Daihatsu di pasar domestik tak lepas dari strategi mempertahankan model-model fungsional yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
Model Gran Max Pick Up menjadi penyumbang terbesar dengan penjualan 3.932 unit wholesales dan 4.077 unit ritel, atau sekitar sepertiga total penjualan Daihatsu pada September.
Disusul Gran Max Mini Bus sebanyak 1.918 unit (wholesales) dan 2.094 unit (ritel), serta Sigra dengan penjualan 1.738 unit (wholesales) dan 2.454 unit (ritel).
Kombinasi kendaraan niaga ringan dan LCGC ini memperlihatkan arah strategi Daihatsu yang konsisten: memperkuat pasar fungsional dengan biaya kepemilikan rendah dan daya guna tinggi.
Keberhasilan Daihatsu mempertahankan market share di atas 17 persen tampaknya tak lepas dari struktur pasar Indonesia yang masih didominasi kendaraan niaga dan mobil keluarga terjangkau.
Berbeda dengan merek lain yang fokus di segmen SUV menengah ke atas, Daihatsu menempati ceruk pasar yang lebih stabil, terutama di luar Jawa.
Kondisi ini diyakini membuat merek tersebut relatif tahan terhadap pelemahan pasar mobil penumpang konvensional.
Meski berhasil menjaga stabilitas penjualan, Daihatsu tetap menghadapi tantangan besar menjelang akhir 2025. Pasar otomotif nasional masih dipengaruhi oleh tingkat suku bunga kredit, pelemahan rupiah, dan penundaan pembelian menjelang tahun baru.
Namun, kalangan industri menilai, Daihatsu memiliki posisi unik untuk bertahan, berkat portofolio model yang efisien dan jaringan distribusi luas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
