
Pertamina perlu melakukan edukasi penggunaan Bioetanol kepada masyarakat.
JawaPos.com - Bioetanol telah lama diharapkan bisa menjadi salah satu solusi ramah lingkungan yang bisa mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Seperti diketahui bioetanol terbuat dari bahan nabati seperti tebu, jagung, atau singkong, bahan ini menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah.
Namun, di balik potensinya, penggunaan bioetanol juga menghadapi sejumlah tantangan dan permasalahan yang perlu diperhatikan, baik dari sisi teknis, ekonomi, maupun lingkungan.
Sebagai pemasok utama bahan bakar, Pertamina Patra Niaga menyambut baik program dari Pemerintah terkait pemanfaatan Bioetanol sampai dengan 10%,.
Selain sudah menjadi best practice di negara-negara maju, langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo untuk Green Energy serta salah satu upaya menuju Kemandirian Energi.
Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga dalam pernyataannya, Selasa (13/10) mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang melakukan layanan publik di bidang Bahan Bakar Minyak (BBM), pihaknya memahami perlunya edukasi kepada masyarakat dan konsumen apabila terdapat perubahan kebijakan terkait dengan BBM.
"Kami menyambut baik bahwa pabrikan otomotif juga telah mengantisipasi dengan teknologi kendaraan yang mampu menggunakan Bioetanol sebagai bahan bakarnya, hal ini tentunya membuka ruang kepada kami selaku penyedia layanan BBM untuk bersama-sama pabrikan otomotif, akademisi dan praktisi dalam melakukan edukasi publik untuk mendukung program Pemerintah", ungkap Mars Ega Legowo.
Dirinya menambahkan pihaknya juga saat ini melakukan akselerasi perbaikan layanan di sektor Ritel SPBU melalui Program Retail Make Over, diantaranya dengan terus melakukan perbaikan dan penataan toilet dan mushala, kepastian kualitas BBM dan house keeping SPBU agar dapat memberikan kenyamanan konsumen selama di SPBU.
"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat atas kepercayaan, kepedulian dan masukan yang diberikan kepada kami, baik secara langsung melalui Contact Center 135 atau tidak langsung untuk kebaikan perusahaan", tutup Mars Ega.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
