Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 13.40 WIB

Awas, Waspadai 3 Bahaya Kebiasaan Menggoyangkan Mobil Saat Mengisi BBM, Tak Usah Coba-Coba!

Kendaraan mengisi bahan bakar di SPBU BP-AKR, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Kendaraan mengisi bahan bakar di SPBU BP-AKR, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - ​Kamu mungkin pernah melihat, atau bahkan melakukan sendiri, kebiasaan menggoyangkan mobil saat mengisi bensin dengan harapan tangki bisa terisi lebih penuh. Kebiasaan ini sering dianggap sepele dan tidak berbahaya. 

Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan ini justru bisa menimbulkan dampak negatif yang merugikan dan membahayakan keselamatan?

​Daripada berisiko mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik kamu memahami tiga potensi bahaya di balik kebiasaan ini. Memang terlihat sepele, tapi dampaknya bisa sangat besar bagi keamananmu dan juga orang di sekitar.

Berikut 3 dampak negatif yang akan terjadi jika kamu menggoyangkan mobil saat isi bensin, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

​1. Berisiko Terjadi Tumpahan dan Kebakaran

​Meskipun terlihat tidak berbahaya, menggoyangkan mobil saat pengisian bensin dapat menyebabkan masalah serius, yaitu tumpahan bensin. 

Saat mobil bergerak, bahkan sedikit pun, posisi nozzle pengisian bensin bisa saja tidak menempel sempurna pada lubang tangki. Hal ini dapat menyebabkan bensin meluap atau tumpah ke tanah. 

Mengingat bensin adalah cairan yang sangat mudah terbakar, tumpahan sekecil apa pun dapat menjadi sumber bahaya kebakaran, terutama jika ada percikan api dari knalpot kendaraan lain atau sumber panas di sekitar area pompa bensin.

​2. Berpotensi Merusak Komponen Mobil

​Gerakan menggoyangkan mobil secara berulang-ulang dapat memberikan tekanan berlebih pada komponen-komponen penting, terutama pada selang pengisian bensin dan tutup tangki. 

Seiring berjalannya waktu, tekanan dan getaran ini bisa menyebabkan selang menjadi getas, retak, atau bahkan mengalami kebocoran. Selain itu, mekanisme pada tutup tangki bensin juga bisa rusak, sehingga tidak lagi bisa menutup dengan rapat. 

Kerusakan ini tidak hanya berpotensi membahayakan, tetapi juga akan memakan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

​3. Mengganggu Kestabilan dan Keamanan di SPBU

​Area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah lingkungan yang sangat sensitif dan rentan terhadap kecelakaan. Menggoyangkan mobil dapat menyebabkan getaran yang tidak disengaja pada kendaraan yang sedang terisi bensin. 

Hal ini bisa mengganggu kestabilan mobil dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tabrakan dengan mobil di sekitarnya atau terlepasnya selang pengisian bensin. 

Menjaga mobil tetap stabil dan tidak bergerak selama pengisian adalah cara terbaik untuk memastikan keamanan semua orang yang berada di area SPBU.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore