
Kebiasaan orang dewasa yang dulu sering merasa dikucilkan menurut psikologi. (magnific)
JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa perasaan tidak memiliki teman semasa kecil dapat meninggalkan luka emosional yang bertahan lama.
Luka tersebut tidak begitu saja hilang meski seseorang telah tumbuh dewasa dan menjalani kehidupan yang berbeda.
Anak yang terus-menerus merasa kesepian biasanya mengembangkan mekanisme bertahan yang terbawa hingga dewasa.
Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (5/8), berikut enam kebiasaan yang biasa berkembang pada orang dewasa yang dulu sering merasa dikucilkan semasa kecil.
1. Menghindari pertemuan sosial dalam skala besar
Anak yang kesulitan diterima lingkungan sejak kecil cenderung membawa rasa tidak aman tersebut hingga dewasa.
Mereka sering mempertanyakan apakah kehadirannya benar-benar diinginkan dalam berbagai situasi sosial yang dihadapi.
Kondisi ini muncul karena minimnya interaksi sosial di masa lalu membuat mereka kurang terbiasa berinteraksi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
