Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 18.05 WIB

Jangan Kaget, Ini 6 Alasan Kenapa Busi Motor Cepat Berkerak dan Bikin Motor Ngadat!

Melakukan pengecekan busi motor. (Motorcycle Cruiser) - Image

Melakukan pengecekan busi motor. (Motorcycle Cruiser)

JawaPos.com - ​Busi motor yang kotor bisa jadi pemicu utama motor ngadat dan tarikannya berat. Bahkan, hal sepele ini bisa bikin motor mogok di jalan. Kalau busi motormu sering dipenuhi kerak, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya.

​Penyebab busi kotor seringkali berkaitan dengan sistem pembakaran yang tidak sempurna. Misalnya, kualitas bahan bakar yang buruk, filter udara yang kotor, atau oli yang bocor ke ruang bakar. 

Selain itu, gaya berkendara dan kualitas busi yang digunakan juga punya andil besar. Berikut adalah 6 penyebabnya seperti dirangkum dari laman Astra Motor!

​1. Pembakaran Bahan Bakar yang Tidak Sempurna
​Masalah paling sering yang bikin busi cepat kotor adalah pembakaran yang tidak tuntas di ruang mesin. Ini sering terjadi saat kita tidak sadar menggunakan bahan bakar dengan kualitas rendah, atau yang sering disebut bensin 'oplosan'. 

Bahan bakar ini biasanya mengandung kotoran dan zat aditif murahan yang tidak bisa terbakar sempurna. Sisa-sisa pembakaran inilah yang kemudian menempel di ujung busi dan lama-kelamaan menjadi kerak hitam.

​Selain itu, jika motor sering dipakai dengan kecepatan rendah atau terjebak macet dalam waktu lama, suhu mesin tidak akan mencapai titik optimalnya. Akibatnya, pembakaran tidak berlangsung maksimal, sehingga sisa karbon menumpuk dan performa busi menurun.

​2. Filter Udara Kotor
Banyak pengendara motor yang mengabaikan pentingnya filter udara. Padahal, filter udara berfungsi menyaring debu dan partikel halus sebelum masuk ke ruang bakar. Jika filter udaramu kotor, debu dan kotoran akan ikut masuk ke mesin. 

Partikel-partikel ini akan mengganggu proses pembakaran dan akhirnya menempel pada ujung elektroda busi. Lama-kelamaan, kerak ini akan mengganggu percikan api, membuat motor sulit dinyalakan, dan tarikannya terasa loyo.

​3. Oli Masuk ke Ruang Bakar
Jika busi motormu dipenuhi kerak hitam yang basah dan lengket, bisa jadi ada oli yang merembes masuk ke ruang bakar. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh komponen yang sudah aus, seperti ring piston atau seal klep yang bocor. 

Ketika oli bercampur dengan bahan bakar dan terbakar di dalam mesin, akan menghasilkan residu tebal yang lengket. Sisa-sisa ini akan menempel pada busi dan, jika dibiarkan, bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin.

​4. Gaya Berkendara yang Kurang Tepat
Tanpa kita sadari, gaya berkendara juga bisa memengaruhi kondisi busi. Kebiasaan sering menggunakan motor dengan kecepatan rendah, atau sering terjebak macet, bisa membuat sisa pembakaran terus menumpuk di busi. 

Sesekali, motor perlu diajak 'lari' agar suhu mesin naik dan pembakaran bisa lebih bersih. Jika motor hanya dipakai untuk perjalanan jarak dekat atau kondisi macet, busi bisa cepat kotor dan usianya lebih pendek.

​5. Penggunaan Busi Berkualitas Rendah
Hati-hati saat membeli busi dengan harga yang sangat murah. Busi palsu atau berkualitas rendah biasanya tidak tahan panas dan mudah berkerak. 

Material yang digunakan juga belum tentu memenuhi standar, sehingga ujung elektrodanya cepat teroksidasi dan mudah ditempeli kerak, bahkan jika kondisi mesin motor sudah baik. Pastikan kamu selalu menggunakan busi asli yang direkomendasikan oleh pabrikan.

​6. Setelan Karburator atau Injeksi yang Tidak Pas
Bagi motor yang masih menggunakan karburator, setelan campuran udara dan bahan bakar yang tidak seimbang bisa jadi masalah besar. Jika campuran terlalu kaya bahan bakar, pembakaran akan menghasilkan sisa karbon yang berlebihan, dan busi jadi korban utamanya. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore