
Ilustrasi rem tangan mobil rentan macet atau lengket saat musim hujan. (Nasmoco)
JawaPos.com - Pernah nggak sih kamu merasa handle atau pedal rem mobil tiba-tiba keras saat digunakan? Kondisi ini jelas bikin panik, apalagi kalau terjadi saat berkendara.
Rem yang keras bisa mengurangi respons pengereman dan membahayakan keselamatan, sehingga penting untuk tahu apa saja penyebabnya.
Masalah ini bisa dipicu oleh berbagai hal. Mulai dari kerusakan komponen, setelan yang keliru, sampai penumpukan kotoran. Kalau diabaikan, bukan cuma rem yang makin berat, tapi juga risiko kecelakaan jadi lebih tinggi.
Yuk, kenali 8 penyebabnya biar kamu bisa mengatasinya sebelum terlambat, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
Booster rem membantu melipatgandakan tekanan kaki ke pedal rem lewat vakum mesin. Jika booster rusak, bocor, atau selang vakumnya lepas, pengereman jadi berat.
Tandanya antara lain pedal rem keras, terdengar desis saat diinjak, dan mesin tidak stabil atau stall saat rem digunakan.
Minyak rem adalah cairan vital pada sistem pengereman hidrolik. Jika volumenya berkurang karena penguapan, kebocoran, atau rembesan, tekanan hidrolik menurun dan pedal rem jadi sulit ditekan, membuat pengereman tidak maksimal.
Kabel rem tangan yang terlalu tegang, berkarat, atau macet membuat tuas susah ditarik. Hal ini sering disebabkan setelan terlalu pendek atau kurangnya pelumasan pada kabel.
Kampas rem yang tipis atau ditekan terlalu kuat ke cakram/drum membuat rem terasa keras. Kondisi ini juga menimbulkan bunyi decitan dan menurunkan efektivitas pengereman.
Penumpukan kotoran pada kampas, kabel, atau cakram menambah gesekan dan bikin rem seret. Karat sering muncul setelah mobil terendam air atau lama tidak digunakan.
Udara di saluran minyak rem, kerusakan master silinder, atau kebocoran wheel cylinder bisa mengganggu tekanan hidrolik dan membuat pedal rem keras saat diinjak.
Setelan rem tangan yang terlalu pendek bikin tuas keras karena ruang gerak minim. Setel di bengkel profesional sesuai rekomendasi pabrikan agar handle tetap nyaman digunakan.
Bantalan rem yang tipis butuh tekanan lebih besar untuk mengaktifkan pengereman. Meski bukan penyebab utama rem keras, ini bisa memperburuk kinerja dan merusak cakram atau tromol jika dibiarkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022