
Ilustrasi mobil matic. (Spinny)
JawaPos.com - Mobil matic semakin diminati karena kemudahan pengoperasiannya, terutama di tengah lalu lintas perkotaan yang padat. Namun, di balik kenyamanannya, mobil matic membutuhkan perawatan yang lebih teliti dibanding mobil manual.
Jika perawatan diabaikan, bukan hanya performa yang menurun, tetapi biaya perbaikan pun bisa membengkak.
Perawatan yang tepat dapat memperpanjang usia pakai transmisi matic, menjaga efisiensi bahan bakar, dan memastikan kenyamanan berkendara. Sayangnya, masih banyak pemilik yang belum memahami langkah-langkah sederhana yang bisa menjaga mobil matic tetap prima.
Berikut 4 panduan perawatan yang bisa kamu terapkan pada mobil matic mulai sekarang seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!
1. Rutin Ganti Oli Transmisi
Oli transmisi adalah “nyawa” dari sistem transmisi otomatis. Cairan ini berfungsi melumasi setiap komponen yang saling bergesekan, sekaligus menjaga suhu agar tidak terlalu panas saat mobil bekerja.
Jika oli transmisi jarang diganti, kotoran dan serpihan logam dari komponen bisa menumpuk, menyebabkan perpindahan gigi menjadi kasar. Ikuti rekomendasi pabrikan, yang umumnya menyarankan penggantian setiap 20.000 hingga 40.000 km, atau lebih cepat jika mobil sering digunakan di kemacetan parah.
2. Gunakan Mode Berkendara Sesuai Kondisi Jalan
Setiap mode pada tuas transmisi matic memiliki fungsi khusus. Saat menghadapi tanjakan curam, turunan panjang, atau kondisi jalan berbatu, gunakan posisi gigi L atau 2 untuk mendapatkan torsi yang lebih besar dan menjaga kontrol mobil.
Jangan memaksakan penggunaan gigi D di medan berat, karena beban kerja transmisi akan meningkat drastis dan berpotensi merusak komponen di dalamnya.
3. Hindari Menahan Pedal Gas Terlalu Lama
Kebiasaan menahan pedal gas dalam posisi diam, misalnya saat terjebak macet atau menunggu lampu merah, dapat membuat transmisi matic bekerja ekstra tanpa alasan.
Hal ini memicu kenaikan suhu oli transmisi dan mempercepat keausan komponen. Sebaiknya, posisikan tuas ke N (netral) saat berhenti lama untuk mengurangi beban kerja transmisi sekaligus menghemat bahan bakar.
4. Lakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi
Servis berkala bukan sekadar mengganti oli dan memeriksa mesin. Pada mobil matic, teknisi bengkel resmi akan memeriksa kondisi oli transmisi, sistem pendingin, serta memastikan tidak ada kebocoran atau keausan pada komponen penting.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
