Ilustrasi: Mobil listrik Neta. (Rian/JawaPos.com).
JawaPos.com-Di tengah kabar tak sedap mengenai kondisi keuangan global Neta yang disebut-sebut nyaris bangkrut, PT Neta Auto Indonesia berusaha menepis kekhawatiran konsumen Tanah Air dengan menjamin ketersediaan suku cadang kendaraan listriknya.
Baca Juga: Telah Meluncur sejak Tahun Lalu, Nissan Serena e-Power Masih Dapat Sambutan Positif di GIIAS 2025
Salah satu langkah strategis yang terus dijalankan adalah kerja sama logistik dengan perusahaan global MAERSK, yang sudah terjalin sejak September 2023. Sedikit ada perasaan lega bagi pengguna mobil listrik Neta di Indonesia.
Kolaborasi ini disebut mencakup pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh, mulai dari penerimaan suku cadang dari kantor pusat Neta di luar negeri, penyimpanan, hingga distribusi ke seluruh jaringan dealer resmi di Indonesia.
Dalam kerja sama ini, MAERSK bertanggung jawab menangani logistik untuk berbagai jenis spare parts, baik komponen fast moving seperti lampu dan body parts, hingga slow moving parts seperti baterai, drive motor, dan modul elektronik.
"Kerja sama strategis ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga kualitas layanan purna jual, terutama terkait ketersediaan dan distribusi suku cadang kendaraan listrik Neta di Indonesia," ujar Raditio Hutomo, After Sales Director PT Neta Auto Indonesia melalui keterangannya.
Langkah ini dilakukan di tengah tekanan global terhadap Neta, setelah perusahaan induknya, Hozon Auto, dilaporkan menghadapi tantangan finansial berat.
Bahkan, dalam beberapa laporan, Neta disebut kesulitan bersaing di pasar Tiongkok sendiri, dan mulai memangkas ekspansi internasionalnya. Di Indonesia, isu ini turut memunculkan kekhawatiran di kalangan konsumen, terutama terkait layanan purna jual dan jaminan suku cadang.
Namun, Neta Indonesia menegaskan bahwa operasional mereka tetap berjalan normal. Dengan dukungan dari MAERSK, distribusi suku cadang tetap terstandarisasi dan mengikuti protokol teknis untuk menjaga kualitas.
Perusahaan juga menyatakan, layanan servis berkala dan perbaikan tetap dapat dilakukan tanpa kendala di seluruh jaringan dealer resmi.
"Transisi ke kendaraan listrik di Indonesia masih terus tumbuh. Kami ingin pastikan konsumen tidak perlu khawatir soal aftersales, meski kondisi industri sedang tidak mudah," tambah Raditio.
Walau kerja sama dengan MAERSK bisa menjadi penopang jangka pendek, banyak pihak terutama konsumen menilai Neta tetap harus berbenah secara menyeluruh untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan EV.
Termasuk memperjelas arah bisnisnya di Indonesia, membangun kepercayaan konsumen, dan menjamin keberlangsungan layanan purna jual dalam jangka panjang. (*)

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
