Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Agustus 2025 | 23.38 WIB

Neta Pastikan Stok Suku Cadang Tetap Aman meski Diterpa Isu Hampir Bangkrut

Ilustrasi: Mobil listrik Neta. (Rian/JawaPos.com).

JawaPos.com-Di tengah kabar tak sedap mengenai kondisi keuangan global Neta yang disebut-sebut nyaris bangkrut, PT Neta Auto Indonesia berusaha menepis kekhawatiran konsumen Tanah Air dengan menjamin ketersediaan suku cadang kendaraan listriknya. 

Salah satu langkah strategis yang terus dijalankan adalah kerja sama logistik dengan perusahaan global MAERSK, yang sudah terjalin sejak September 2023. Sedikit ada perasaan lega bagi pengguna mobil listrik Neta di Indonesia.

Kolaborasi ini disebut mencakup pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh, mulai dari penerimaan suku cadang dari kantor pusat Neta di luar negeri, penyimpanan, hingga distribusi ke seluruh jaringan dealer resmi di Indonesia. 

Dalam kerja sama ini, MAERSK bertanggung jawab menangani logistik untuk berbagai jenis spare parts, baik komponen fast moving seperti lampu dan body parts, hingga slow moving parts seperti baterai, drive motor, dan modul elektronik.

"Kerja sama strategis ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga kualitas layanan purna jual, terutama terkait ketersediaan dan distribusi suku cadang kendaraan listrik Neta di Indonesia," ujar Raditio Hutomo, After Sales Director PT Neta Auto Indonesia melalui keterangannya.

Langkah ini dilakukan di tengah tekanan global terhadap Neta, setelah perusahaan induknya, Hozon Auto, dilaporkan menghadapi tantangan finansial berat. 

Bahkan, dalam beberapa laporan, Neta disebut kesulitan bersaing di pasar Tiongkok sendiri, dan mulai memangkas ekspansi internasionalnya. Di Indonesia, isu ini turut memunculkan kekhawatiran di kalangan konsumen, terutama terkait layanan purna jual dan jaminan suku cadang.

Namun, Neta Indonesia menegaskan bahwa operasional mereka tetap berjalan normal. Dengan dukungan dari MAERSK, distribusi suku cadang tetap terstandarisasi dan mengikuti protokol teknis untuk menjaga kualitas. 

Perusahaan juga menyatakan, layanan servis berkala dan perbaikan tetap dapat dilakukan tanpa kendala di seluruh jaringan dealer resmi.

"Transisi ke kendaraan listrik di Indonesia masih terus tumbuh. Kami ingin pastikan konsumen tidak perlu khawatir soal aftersales, meski kondisi industri sedang tidak mudah," tambah Raditio.

Walau kerja sama dengan MAERSK bisa menjadi penopang jangka pendek, banyak pihak terutama konsumen menilai Neta tetap harus berbenah secara menyeluruh untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan EV. 

Termasuk memperjelas arah bisnisnya di Indonesia, membangun kepercayaan konsumen, dan menjamin keberlangsungan layanan purna jual dalam jangka panjang. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore