Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Juni 2025 | 06.17 WIB

Guyuran Fitur Keselamatan Suzuki Fronx Jadi Modal Bersaing di Segmen SUV Kompak

Semua varian Suzuki Fronx hadir dengan kelengkapan fitur keamanan mumpuni. - Image

Semua varian Suzuki Fronx hadir dengan kelengkapan fitur keamanan mumpuni.

JawaPos.com - Suzuki Fronx hadir bersaing dengan beberapa SUV kompak lainnya di pasar Indonesia. 

Line up baru dari Suzuki ini unggul dalam fitur keselamatan berkat sistem Suzuki Safety Support (SSS) yang mencakup ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) seperti Dual Sensor Brake Support, Lane Keeping Assist, dan Adaptive Cruise Control. 

Dibandingkan pesaingnya seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, dan Honda WR-V, Fronx menawarkan fitur ADAS yang lebih lengkap, termasuk Traffic Sign Recognition dan Pedal Misoperation Control. 

Bahkan bukan hanya fitur ADAS yang tersedia di tipe tertingginya, Suzuki Fronx juga tetap dibekali fitur keselamatan lengkap bahkan untuk semua tipenya.

Menurut Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam keterangan resminya, Selasa (24/6) keselamatan adalah hak, bukan kemewahan.

Melalui kelengkapan fitur keselamatan standar pada seluruh varian Suzuki Fronx, pihaknya ingin memastikan tiap pelanggan mendapat perlindungan maksimal.

"Kami percaya, keamanan tak boleh jadi pilihan. Ini fondasi pengalaman berkendara yang menyenangkan dan bebas khawatir," ujarnya.

Fakta Fitur Keselamatan Suzuki Fronx

Mobil SUV bergaya coupe stylish dan diklaim efisien diguyur dengan serangkaian perangkat keselamatan yang menjadi standar di semua varian diantaranya SGX, GX hingga GL.

Kelengkapan utama ditunjang oleh perlindungan 6 Airbags yang tersebar: dua di depan untuk pengemudi dan penumpang, dua di samping kursi depan, serta dua curtain airbag memanjang hingga jendela belakang.

Saat benturan terjadi, kantung udara ini mengembang cepat untuk menciptakan bantalan pelindung guna meminimalisir cedera serius pada kepala dan tubuh.

Fitur Electronic Stability Program (ESP) menjadi sistem cerdas untuk pemantau traksi dan arah gerak kendaraan. Ketika sistem mendeteksi potensi selip atau kehilangan kendali pada roda baik oversteer maupun understeer, ESP secara otomatis mengurangi tenaga mesin dan/atau mengaplikasikan rem pada roda tertentu hingga traksi kembali diperoleh.

Teknologi ini membantu pengemudi tetap memegang kendali penuh atas mobil, terutama saat bermanuver di jalan licin atau menikung tajam sehingga kestabilan kendaraan tetap terjaga.

Pada sistem pengereman, Anti-lock Brake System (ABS) akan mencegah roda mengunci ketika pengendara melakukan pengereman secara mendadak.

Dengan menjaga roda tetap berputar, pengemudi dapat mengambil kendali kemudi untuk menghindari objek atau rintangan, bahkan saat pengereman keras. Manfaatnya, mobil tetap terkendali saat rem mendadak dan mengurangi risiko kecelakaan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore