
DST sebuah varian baru di segmen SUV 7 penumpang yang tahun ini akan diluncurkan Mitsubishi Indonesia.
JawaPos.com - Meskipun Thailand sudah mengeluarkan Xpander dengan mesin hybrid, Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) masih belum ada rencana menghadirkan mobil ramah lingkungan tersebut tahun ini.
Pihak MMKSI rupanya akan fokus hingga akhir 2025 pada segmen SUV tiga baris. untuk '3 row SUV'. Hal ini ditegaskan Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI di sela-sela peluncuran Xpander terbaru.
"Kita akan punya produk baru, 3 row SUV tahun ini. Model ini menjadi prioritas saat ini untuk diluncurkan tahun ini," ujar Atsushi Kurita.
Dari ungkapan Atsushi di mungkinkah produk yang akan diluncurkan adalah versi produksi DST Concept. Kehadiran sosok SUV 7 penumpang paling gres dari Mitsubishi sepertinya akan terjadi tidak lama lagi.
Pasalnya belum lama ini tampak mobil yang dimungkinkan sebagai Mitsubishi DST Concept ini tertangkap kamera yan masih berselimut kamuflase.
Selain itu pihak Mitsubishi juga telah mendaftarkan model baru yang diduga adalah SUV tersebut. Hal ini dikuatkan dalam Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) RI Nomor 7 Tahun 2025.
Disebutkan ada empat kode baru yang menggunakan nama DST yakni tipe H, M, P dan P Plus yang semuanya menggunakan sistem pengerak 4x2 dan tersedia dalam transmisi otomatis.
Dalam data tersebut termasuk di dalamnya NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) dari Mitsubishi DST.
DST 1.5L H (4X2) A/T: NJKB Rp 212 juta, DST 1.5L M (4X2) A/T: NJKB Rp 193 juta, DST 1.5L P (4X2) A/T: NJKB Rp 230 juta dan DST 1.5L P PLUS (4X2) A/T: NJKB Rp 240 juta.
Harga yang dicantumkan bukanlah harga jual akhir karena belum ditambahkan pajak untuk harga akhir mobil nantinya. Bila melihat dari data yang dicantumkan tersaji di atas, bahwa DST 1.5L Plus menjadi varian paling mahal.
Di dimungkinkan untuk varian paling tinggi akan dibekali dengan fitur ADAS seperti yang ada pada XForce.
Meskipun pihak MMKSI belum ada penyataan resmi spekulasi yang ada mobil baru ini nantinya akan menggunakan mesin seperti yang digunakan XForce.
Spekulasi awal akan menggunakan mesin 1.500 cc berkode 4A91 yang disandingkan dengan transmisi CVT. Kemungkinan lain yang akan ada pada model DST adalah adanya drive mode yang bisa menunjang jalan di kawasan Asia Tengara seperti Wet, Tarmac, Normal, Gravel dan Mud akan turut diboyong pada mobil ini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
