Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 23.10 WIB

Mobil Terendam Banjir? Jangan Langsung Nyalakan Mesin, Ikuti Tips Ini Agar Terhindar dari Kerusakan

Tangkapan layar video yang memperlihatkan Kawasan elit Grand Galaxy City, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 1,2 meter pada Selasa (4/3). (Istimewa) - Image

Tangkapan layar video yang memperlihatkan Kawasan elit Grand Galaxy City, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 1,2 meter pada Selasa (4/3). (Istimewa)

JawaPos.com – Hujan deras kembali melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya. Alhasil, terdapat sejumlah titik terdampak banjir dan genangan air yang sangat mengganggu mobilitas masyarakat.

Hujan yang berlangsung terus-menerus ini pun membuat sejumlah masyarakat harus rela melihat mobil yang mereka miliki terendam banjir. Kondisi air yang tinggi sering kali membuat masyarakat khawatir akan dampak pada mobilnya.

Bukan tanpa alasan, kendaraan yang terdampak banjir memang berisiko mengalami kerusakan serius. Tak jarang mobil berujung tak bisa digunakan.

Karena itu, berikut tips mengatasi mobil yang terendam banjir agar tak cepat rusak seperti dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Jangan nyalakan mesin dulu

Jangan langsung menyalakan mesin mobil setelah terendam banjir. Pasalnya, menyalakan mesin bisa menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen elektronik dan mekanik. 

Hal ini karena air yang masih terdapat pada mesin bisa merusak komponen-komponen elektronik dan menyebabkan korsleting. Lebih baik tunggu dulu mobil selama beberapa saat sampai sekiranya kering.

  1. Matikan kunci kontak

Mematikan kunci kontak berfungsi untuk mencegah arus listrik mengalir ke komponen-komponen elektronik. Tindakan ini juga bisa membantu mencegah kerusakan pada komponen-komponen elektronik dan mencegah korsleting.

  1. Keluarkan air dari interior

Keluarkan air dari interior mobil kamu secepat mungkin. Gunakan kain atau alat penghisap air untuk mengeluarkan air dari karpet, kursi, dan bagian lain yang ada pada interior. 

Pastikan kamu mengeluarkan air dari semua bagian interior untuk mencegah kerusakan pada komponen-komponen elektronik dan mekanik.

  1. Periksa sistem elektrik dan bahan bakar

Periksa sistem elektrik dan bahan bakar mobil kamu untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada komponen-komponen elektronik ataupun bahan bakar. 

Periksa kabel-kabel, soket-soket, fuel pump, fuel filter, fuel injector, dan komponen-komponen lainnya untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan. 

  1. Periksa sistem pendingin dan sistem transmisi

Periksa sistem pendingin dan sistem transmisi mobil kamu untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada komponen-komponennya. 

Periksa radiator, water pump, dan thermostat untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada sistem pendingin.

Periksa juga gearbox, clutch, dan differential untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada sistem transmisi.

  1. Periksa kerangka mobil

Periksa kerangka mobil kamu untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan. Periksa juga kondisi sambungan dan kondisi lainnya untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore