
Turanza 6. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penggunaan mobil listrik makin populer saja di Indonesia. Perlu diingat, mobil listrik memiliki ban khusus dan tentu sangat berbeda dengan ban mobil konvensional.
Deputy Head of OE Sales Bridgestone Tire Indonesia Fisa Rizqiano menjelaskan, mobil listrik bisa saja menggunakan ban konvensional, tapi hanya diperuntukan untuk jarak dekat. Jika untuk jarak jauh, alangkah lebih baiknya menggunakan ban khusus mobil listrik.
"Kalau dipakai dalam kota oke-oke saja, tetapi kalau misalnya jalan jauh konsekuensi umur bannya lebih cepat aus. Kalau rolling resistance tinggi akan sangat mempengaruhi jarak tempuh (yang menjadi lebih pendek)," kata Fisa di Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Adapun formula ban mobil listrik berbeda dengan ban mobil konvensional. Ban mobil listrik dirancang untuk mengakomodasi performa mobil listrik yang lebih berakselerasi dibanding mobil konvensional.
Belum lagi, ban mobil listrik harus memiliki ketahanan lebih untuk membawa beban yang lebih berat sekaligus harus mampu dibawa dengan jarak yang lebih jauh.
Bahan yang digunakan seperti chemical atau bahan kimia dan silica pun harus ditambah. Adapun cara pembuatan ban mobil listrik berbeda pula dengan ban konvensional.
"Setidaknya dia harus memenuhi empat kriteria. Pertama, ban itu harus bisa mengakomodir beban mobil listrik yang lebih berat, torsi instan dan akselerasi tinggi, harus silent, dan harus bisa provide jarak yang lebih jauh," ungkap dia.
Terpisah, Head of Consumer Bridgestone Indonesia Gatot Andri Triyono mengungkapkan, Ban Turanza 6 yang baru saja diluncurkan cocok dan bisa menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk diterapkan pada kendaraan listrik.
Baca Juga: SUV Listrik CX-6e, Produk Kedua Hasil Kolaborasi Mazda dan Changan yang Siap Meluncur Tahun Ini
"Ban ini memang siap untuk EV karena saat pengembangan kita juga coba di BEV jadi kita bisa lihat cocok. Total ada 34 ukuran, jadi selama itu spesifikasi ban mobil listrik bawaan pabrik sama, tidak masalah jika ingin diganti Turanza 6," ungkap Gatot.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
