Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Januari 2025 | 17.38 WIB

Berbagai Produsen Mobil Luncurkan Model Lanjutan dari Mobil Klasik, tapi Lamborghini Tak Tertarik Ikuti Jejak Serupa, Ini Alasannya

Tampilan Lamborghini Countach LP500. (carscoops.com) - Image

Tampilan Lamborghini Countach LP500. (carscoops.com)

JawaPos.com – Beberapa tahun terakhir, sejumlah produsen mobil meluncurkan model kelanjutan dari sejumlah mobil klasik yang ikonik. Sebut saja Jaguar yang meluncurkan C-Type dan Bentley yang merilis Speed Six.

Namun, produsen otomotif asal Italia, Lamborghini tak tertarik untuk mengikuti jejak serupa. Menurut kepala layanan Lamborghini Polo Storico, Giuliano Cassataro, membangun mobil yang dimodifikasi atau mobil yang diproduksi ulang sama saja dengan menulis ulang sejarah. 

Hal itu adalah sesuatu yang tidak ingin dilakukan oleh Lamborghini. Meskipun mungkin bisa menghasilkan banyak uang dengan membangun kendaraan seperti itu.

"Kami tidak ingin mengubah sejarah. Dengan Revuelto, Huracán, dan Urus, kami membangun warisan masa depan. Namun, warisan kami saat ini adalah apa adanya,” kata Cassataro seperti dikutip Carscoops dari The Drive.

“Kami merayakan Miura melalui Aventador Miura Homage, dan itu bukan mobil yang akan dilanjutkan. Ini adalah hal maksimal yang dapat kami lakukan,” imbuhnya.

Hal paling mendekati yang dilakukan Lamborghini terkait pembangunan model lanjutan adalah Countach LP500 yang dirancang untuk meniru prototipe terkenal yang hancur selama uji tabrak. 

“Ini adalah proyek untuk merayakan ulang tahun Countach yang ke-50. Salah satu pelanggan dan kolektor terbaik kami mulai bermimpi, ia ingin menjadi bagian dari proyek ini. Kami mulai bermimpi bersamanya,” ungkap dia.

Namun butuh waktu 25.000 jam untuk membangunnya. Hanya saja Lamborghini tak menganggap pembuatan Countach LP500 sebagai kelanjutan. 

“Pada akhirnya, mobil itu butuh waktu 25.000 jam untuk diselesaikan. Departemen penelitian dan pengembangan kami banyak mendukung kami, dan departemen Centro Stile kami juga banyak membantu. Itu membutuhkan banyak sekali penelitian,” tutup Cassataro.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore