Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 23.12 WIB

Sepeda Motor Perlu Dipanaskan Sebelum Jalan, Berapa Lama Waktu Idealnya?

Ilustrasi: Sepeda motor menjadi andalan untuk mobilitas untuk semua kalangan. (Istimewa). - Image

Ilustrasi: Sepeda motor menjadi andalan untuk mobilitas untuk semua kalangan. (Istimewa).

JawaPos.com - Pada dasarnya, semua kendaraan bermotor termasuk motor perlu dipanasi sebelum digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Hal tersebut dikatakan perlu untuk dilakukan agar terjadi beberapa bagian dalam mesin mendapatkan pelumasan dan siap digunakan. 
 
Aktivitas memanaskan mesin ini dirasa cukup perlu dilakukan terutama untuk motor yang masih menggunakan sistem karburator dibandingkan dengan yang sudah memakai sistem Fuel Injection (FI) atau injeksi.
 
Alasan kenapa harus memanasi mesin sebelum digunakan adalah karena saat lama tidak dipakai, oli di dalam mesin menjadi dingin. Apabila motor langsung digunakan, maka dikawatirkan akan terjadi pergesekan setiap komponen yang belum terlumuri oli dan lama kelamaan akan membuat mesin mengalami masalah.
 
Lalu, berapa lama idealnya waktu pemanasan atau warming up sepeda motor ini? 
 
 
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, baik motor yang masih menggunakan sistem karburator dengan choke atau juga yang sudah menggunakan FI, tetap wajib bagi penggunanya untuk melakukan pemanasan mesin sebelum menggunakannya di pagi hari. 
 
Hanya saja, ada beda antara motor dengan sistem karburator dan FI dalam hal waktu memanasinya. Motor-motor yang masih menggunakan karburator masih tetap harus dipanasi terlebih dahulu sebelum digunakan setidaknya maksimal 3 menit lamanya, sedangkan motor-motor injeksi harus dipanasi antara 30 detik sampai 1 menit.
 
Perbedaan tersebut dikarenakan sistem stasioner pada motor-motor injeksi akan berjalan otomatis ketika kendaraan dihidupkan. Ketika mesin sudah hidup, maka oli sudah bersirkulasi dengan baik di mesin. Jadi disarankan untuk tidak memutar gas kencang-kencang saat memanasi motor. 
 
Sedangkan untuk motor yang menggunakan sistem karburator, juga tidak perlu menggeber gas kencang karena hal tersebut hanya sia-sia saja dilakukan. Kemudian, alasan utama kenapa tidak boleh memanasi motor dalam jangka waktu lama baik untuk kendaraan injeksi ataupun karburator karena akan membuang-buang bahan bakar secara percuma. 
 
 
Pada dasarnya, ketika mesin dalam keadaan hidup, maka ada proses pembakaran bahan bakar yang dilakukan dan apabila memanasi motor dalam jangka waktu lama, maka bahan bakar juga akan terus terbakar sia-sia.
 
Selain itu, apabila motor dipanasi dalam jangka waktu lama, maka pada leher knalpot akan cepat menguning, atau juga untuk knalpot yang krom, maka akan pada lehernya akan berubah menjadi pelangi. 
 
Tidak hanya itu saja, apabila motor terlalu lama dipanasi maka mika lampu akan menjadi buram karena bohlam terlalu panas dan tidak ada sirkulasi udara yang keluar dan masuk seperti halnya saat motor dipakai di jalan raya. Demikian dilansir dari Wahana Honda.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore