Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 15.05 WIB

Ferrari Roma Spider Mengaspal di Indonesia, Kemas Mesin V8 Yang Legendaris

Ferrari Roma Spider hadir mengisi segmen mobil mewah di Indonesia. (Istimewa). - Image

Ferrari Roma Spider hadir mengisi segmen mobil mewah di Indonesia. (Istimewa).

JawaPos.com - Menggebrak pasar super car di Indonesia, Ferrari Roma Spider dipastikan telah diluncurkan di market dalam negeri. Mobil berperforma tinggi yang elegan dan tak lekang oleh waktu ini merupakan versi kontemporer dari gaya hidup Italia yang anggun dan penuh kesenangan di tahun 1950-an dan 1960-an. 
 
Model ini mengusung proporsi, volume, dan spesifikasi dari konsep V8 2+ milik Ferrari Roma yang sangat sukses, tetapi yang membuatnya tampil sangat mencolok adalah penggunaan atap berbahan kain (soft top), sebuah solusi yang membuat the Prancing Horse kembali hadir di jajaran mobil bermesin depan setelah 54 tahun atau setelah Ferrari 365 GTS4 pada tahun 1969.
 
"Terdapat desain baru dan modern pada soft top yang menekankan karakter Ferrari Roma Spider yang penuh semangat, dengan pilihan personalisasi yang luas yang meliputi bahan fabric khusus yang dapat dipesan lebih dahulu dan jahitan yang kontras. Secara fungsional, soft top dapat dibuka hanya dalam waktu 13,5 detik dan dapat digerakkan hingga kecepatan 60 km/jam," jelas perwakilan Ferrari Indonesia melalui keterangannya.
 
 
Ferrari Roma Spider mempertahankan karakteristik dinamis milik Ferrari Roma yang luar biasa. Mobil ini menawarkan rasio bobot/daya terbaik di kelasnya, tidak hanya karena atapnya yang berbahan kain, tetapi juga karena sasis aluminium dan mesin bertenaga 620 cv (612 HP) V8 dari keluarga mesin yang legendaris dari Ferrari.
 
Ferrari Roma Spider tidak hanya mudah dikendarai, tetapi juga sangat dinamis dan responsif: hal ini membuatnya menjadi teman yang sempurna untuk berakhir pekan di luar kota dan untuk perjalanan jauh. Tentu saja, selalu dengan suara mesin Ferrari V8 yang menyenangkan saat dipacu. 
 
Sejumlah fitur telah dirancang untuk membuat mobil ini sangat serbaguna, termasuk ukuran bagasi terbaik di kelasnya yang memiliki palka melalui sandaran kursi belakang agar barang yang lebih besar dapat dibawa, dan konektivitas nirkabel standar melalui Android Auto dan Apple CarPlay WiFi. Tidak lupa, tentu saja, kursi ergonomis berpemanas yang dapat diatur dengan 18 pilihan, yang juga dilengkapi dengan penghangat leher yang dapat dipilih saat berkendara pada hari-hari yang lebih dingin.
 
 
Dari sisi eksterior, pendekatan desain mobil yang diterapkan untuk bagian eksterior Ferrari Roma Spider berpusat pada desain yang bersih dan simbiosis absolut antara berbagai elemennya. Proporsi yang harmonis dan volume yang murni dan elegan sangat sesuai dengan tradisi Gran Turismo/GT bermesin depan Ferrari. 
 
Kap mesin depan yang panjang menekankan siluet sisi-sisinya yang ramping sehingga memberikan kesan ramping pada seluruh bodi dan tampilan yang dinamis. Bagian depan mobil yang sederhana dan ramping terlihat seolah-olah dipahat dari satu balok logam utuh, yang menciptakan efek hidung hiu yang menjorok ke dalam.
 
Seperti sudah disinggung di atas, Ferrari Roma Spider ditenagai oleh mesin yang termasuk dalam keluarga V8 turbo yang dinobatkan sebagai "Mesin Internasional Terbaik Tahun Ini" selama empat tahun berturut-turut dan juga terpilih sebagai "Mesin Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir" pada tahun 2018. 
 
 
Mesin berkapasitas 3.855 cc ini dapat menghasilkan tenaga 620 cv (612 HP) pada 7.500 rpm; ini setara dengan 161 cv/l, yang dikombinasikan dengan fleksibilitas pick-up kelas bawah, berkat 80% torsi yang tersedia hanya pada 1.900 rpm.
 
Ferrari Roma Spider juga memperkenalkan evolusi penting dari pompa oli yang mengurangi waktu pendinginan mesin hingga 70%, serta meningkatkan laju aliran pada putaran menengah. Modifikasi yang sama juga telah diperkenalkan pada Ferrari Roma, yang menunjukkan komitmen Ferrari untuk terus melakukan penelitian dan pengembangan.
 
Seperti semua jajaran mobil Ferrari, Ferrari Roma Spider memberikan respon throttle yang instan (seketika). Ini merupakan hasil langsung dari penerapan solusi khusus, seperti crankshaft bidang datar, yang berukuran lebih ringkas dengan massa putar yang lebih rendah untuk meningkatkan dinamika fluida dengan turbin ringkas yang memiliki momen inersia (perhitungan rotasi suatu benda dan porosnya) yang lebih rendah.
 
 
Kemudian hadir juga teknologi twin-scroll yang mengarahkan gas buang dari setiap silinder melalui gulungan terpisah dan meningkatkan tekanan pulsa gas buang untuk mendapatkan tenaga maksimum; dan kepala knalpot yang dicor satu bagian utuh dengan pipa yang panjangnya sama guna mengoptimalkan gelombang tekanan di turbin dan mengurangi kerugian.
 
Ferrari Roma Spider memiliki Variable Boost Management, sebuah perangkat lunak kontrol yang dikembangkan oleh Ferrari yang mampu menyesuaikan pengiriman torsi agar sesuai dengan gigi yang dipilih. Hasilnya adalah tarikan mesin makin bertenaga seiring putaran mesin yang meningkat, sekaligus mengoptimalkan konsumsi bahan bakar. 
 
Saat mobil menaikkan akselerasi, jumlah torsi yang dihasilkan oleh mesin akan meningkat, terus naik hingga mencapai 760 Nm di gigi 7 dan gigi 8. Di satu sisi, hal ini memungkinkan penggunaan rasio roda gigi yang lebih panjang pada gigi yang lebih tinggi sehingga membantu menjaga konsumsi bahan bakar dan emisi tetap rendah, sementara di sisi lain, mengadopsi kurva torsi yang lebih curam pada rentang putaran di gigi yang lebih rendah untuk mendapatkan sensasi tarikan yang halus dan stabil.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore