
Konvoi pengiriman 25 unit chasis bus Sudiro Tungga Jaya MB 1526 ke karoseri Laksana (Tangkapan layar Youtube Reza Maulana Oficial)
JawaPos.com - Perusahaan Otobus (PO) saat membeli armada busnya, tidak bisa membeli secara utuh.
Sebab produsen bus seperti Hino, Mercedes-Benz, Scania maupun Volvo, hanya menjual sasisnya.
Artinya agar bus bisa beroperasi untuk mencari duit, PO Bus harus membawa ke karoseri seperti Adiputro, Tentrem, Laksana, New Armada dan sebagainya untuk dibuatkan bodi, kursi dan fasilitas-fasilitas di dalam busnya.
Sedangkan kalau kita membeli passenger car seperti Toyota Avanza, Honda Brio dan sebagainya, Agen Pemegang Merek (APM) sudah menjual kendaraan tersebut secara utuh, alias bisa langsung dipakai.
Padahal dahulu kalau kalian ingat, produsen bus asal Jerman Mercedes-Benz pernah menjual busnya di Indonesia dalam keadaan utuh pada 1970, ia memiliki pabrikan manufaktur di Indonesia yang bernama GMN (German Motor Manufacturing).
Lantas mengapa sekarang produsen bus hanya menjual sasis dan mesinnya saja? sementara di luar negeri banyak produsen bus yang menjual bus dalam keadaan utuh.
Ternyata ada 5 alasannya:
1. Regulasi Pemerintah
Pertama soal regulasi, sebab Pemerintah Indonesia memiliki aturan mengenai monopoli usaha.
Sekedar informasi, praktik monopoli usaha adalah pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih pelaku usaha yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan pemasaran atas barang atau jasa tertentu.
Sehingga menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.
Baca Juga: Ditinggal Banyak Pengiklan, Twitter Berpotensi Alami Kerugian hingga Lebih dari Rp 1 Triliun
Artinya jika produsen membuat bus secara utuh, yang diuntungkan hanya produsen bus tersebut.
Dengan adanya regulasi yang menyatakan APM (Agen Pemegang Merek) dalam hal ini Hino, Scania, Mercedes-Benz dan sebagainya tidak berhak membuat bodi bus.
Untuk urusan bodi dan fasilitasnya, harus diserahkan kepada karoseri dalam negeri agar industri otomotif dalam negeri menjadi lebih berkembang.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
