![Tali derek mobil [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/07/22/Derek-Mobil-2412574012.jpg)
Tali derek mobil [Ilustrasi]
JawaPos.com - Hal yang paling menyebalkan saat mengendarai mobil adalah mogok. Tak jarang kepanikan menghantui bingung apa yang harus dilakukan, apalagi kalau kejadian ini terjadi saat tengah malam.
Mengubungi mobil derek merupakan salah satu solusi akan tetapi bila kesulitan menghubungi petugas derek, meminta bantuan kendaraan lain bisa jadi solusi alternatif. Perlu diketahui sebenarnya ada beberapa tips yang penting diperhatikan sebelum melakukan hal ini diantaranya
Siapkan tali penarik
Gunakan tali penarik yang kuat, bisa yang terbuat dari bahan baja atau tambang. Karena penting, ada baiknya jika Anda selalu menyediakan tali penarik di bagasi mobil sebagai langkah antisipasi. Jangan takut akan memakan banyak tempat di bagasi mobil karena tali bisa digulung.
Perhatikan berat mobil
Saat akan menderek mobil yang mogok, Anda harus pastikan dulu bobot mobil yang menderek lebih besar (lebih berat) dibandingkan mobil yang akan diderek. Jelas tujuannya untuk lebih memudahkan proses penderekan.
Pasang tali derek di tempat yang tepat
Bila memasangkan tali penarik yang akan dipakai untuk menderek itu memang gampang-gampang susah. Beberapa mobil punya pengait yang ada di bagian bumper depan atau belakang. Jika Anda kesulitan, coba cek buku manual kendaraan supaya lebih jelas.
Ingat, jangan sekali-kali mengikat tali derek pada bumper atau suspensi karena tidak kuat menahan bobot kendaraan yang akan diderek.
Panjang tali derek
Panjang tali berpengaruh pada keselamatan Anda, yang disarankan adalah sekitar 4 meter atau kurang lebih sepanjang bodi mobil yang akan diderek. Hal ini penting supaya mobil mudah dikendalikan ketika akan mengerem dan berbelok.
Jalan perlahan
Saat menderek mobil, pastikan tali tidak kendur, ini untuk meminimalisir kemungkinan entakan risiko tali putus. Mobil penderek sebaiknya memacu kendaraan secara perlahan untuk meminimalisir kemungkinan entakan dan tali putus. Agar tetap stabil, batas kecepatan maksimal adalah 30 sampai 40 kilometer per jam.
Kenali rute
Lakukan diskusi dulu kepada si penderek rute mana yang akan ditempuh. Hal ini penting supaya nantinya penderek dan mobil yang diderek bisa mengantisipasi rute-rute yang berlubang, tanjakan, turunan hingga persimpangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
