
Photo
JawaPos.com - Selama ini banyak yang belum paham mengapa dimensi ukuran ban pada sepeda motor di bagian depan depan dan belakang mempunyai ukuran berbeda. Namun perbedaan ini biasanya tak begitu tampak jelas bila dilihat sekilas, sehingga sering kali tak sadar dengan perbedaan ukuran ban yang berbeda.
Pada kenyataannya ukuran ban depan motor lebih kecil dan ban belakang dibuat lebih besar. Bila diperhatikan dengan lebih dekat atau melihat secara deatai ukuran ban memiliki ukuran yang berbeda. Ban depan ukurannya cenderung lebih kecil dibandingkan ban belakang yang lebih besar.
Misalnya pada motor skuter matik Honda Beat yang mempunyai ukuran ban depan 80/90 dan ban belakang 90/90, atau pada Yamaha Nmax ukuran ban depan 110/70 dan ban belakangnya mencapai 130/70.
Bila di perhatikan ukuran ban depan dan belakang motor tersebut tak signifikan, ini tergantung dari pabrikan motor masing masing. Akan teapi alasan pabrikan motor ini membuat ban depan dan belakang motor dengan ukuran yang berbeda karena ada kaitannya dengan kenyamanan handling pengguna saat berkendara motor.
Seperti diketahui pada ban depan motor yang dibuat lebih kecil akan memudahkan pengguna saat bermanuver di jalan. Karena bila ban depan dibuat lebih besar dari ban belakang, kemudi motor akan begitu berat untuk digerakkan dan manuver saat di jalanan akan terasa berat dan sulit.
Ban belakang sengaja diberikan ukuran lebih besar karena di bagian ban belakang mempunyai beban muat yang lebih besar. Ukuran yang lebih besar ini juga memudahkan ban belakang motor dalam memaksimalkan traksi saat motor berakselerasi.
Selain karena disesuaikan untuk penggunaannya, perbedaan ukuran ban depan dan belakang motor ini ada kaitannya dengan proses pembuatannya. Konstruksi bagian depan motor dibuat dengan konstruksi 1 lapis yang cukup lunak, lain halnya ban belakang motor dibuat dengan konstruksi 2 lapis yang lebih kuat.
Sebaiknya jangan mengganti ukuran ban sembarangan atau alasan untuk modifikasi dimana di luar dari ketentuan standar pabrikan motor. Karena penggunaan ban yang lebih besar daripada standar pabrikan motornya akan berdampak pada tarikan gas yang lebih berat dibandingkan sebelumnya.
Tarikan yang berat ini akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros, selain itu penyaluran tarikan ini juga bikin rantai dan gear lebih cepat aus.
Namun juga sebaliknya bila menggunakan ban dengan ukuran yang lebih kecil dari yang direkomendasikan, dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara saat riding. Daya cengkeram pada ban yang lebih kecil dari standar motor akan kurang maksimal dan dapat membuat pengendara tergelincir jika tak berhati-hati saat melintasi jalan yang menikung.
Selain karena peruntukannya yang berbeda, proses pembuatan dari kedua ban tersebut pun juga berbeda. Maka hal ini tidak direkomendasikan karena dapat membahayakan kondisi motor dan juga keselamatan penggunanya saat berkendara. Semga bermanfaat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
