Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Agustus 2022 | 03.32 WIB

Ini Alasan Ban Depan dan Belakang Beda Ukuran

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Selama ini banyak yang belum paham mengapa dimensi ukuran ban pada sepeda motor di bagian depan depan dan belakang mempunyai ukuran berbeda. Namun perbedaan ini biasanya tak begitu tampak jelas bila dilihat sekilas, sehingga sering kali tak sadar dengan perbedaan ukuran ban yang berbeda.

Pada kenyataannya ukuran ban depan motor lebih kecil dan ban belakang dibuat lebih besar. Bila diperhatikan dengan lebih dekat atau melihat secara deatai ukuran ban memiliki ukuran yang berbeda. Ban depan ukurannya cenderung lebih kecil dibandingkan ban belakang yang lebih besar.

Misalnya pada motor skuter matik Honda Beat yang mempunyai ukuran ban depan 80/90 dan ban belakang 90/90, atau pada Yamaha Nmax ukuran ban depan 110/70 dan ban belakangnya mencapai 130/70.

Bila di perhatikan ukuran ban depan dan belakang motor tersebut tak signifikan, ini tergantung dari pabrikan motor masing masing. Akan teapi alasan pabrikan motor ini membuat ban depan dan belakang motor dengan ukuran yang berbeda karena ada kaitannya dengan kenyamanan handling pengguna saat berkendara motor.

Seperti diketahui pada ban depan motor yang dibuat lebih kecil akan memudahkan pengguna saat bermanuver di jalan. Karena bila ban depan dibuat lebih besar dari ban belakang, kemudi motor akan begitu berat untuk digerakkan dan manuver saat di jalanan akan terasa berat dan sulit.

Ban belakang sengaja diberikan ukuran lebih besar karena di bagian ban belakang mempunyai beban muat yang lebih besar. Ukuran yang lebih besar ini juga memudahkan ban belakang motor dalam memaksimalkan traksi saat motor berakselerasi.

Selain karena disesuaikan untuk penggunaannya, perbedaan ukuran ban depan dan belakang motor ini ada kaitannya dengan proses pembuatannya. Konstruksi bagian depan motor dibuat dengan konstruksi 1 lapis yang cukup lunak, lain halnya ban belakang motor dibuat dengan konstruksi 2 lapis yang lebih kuat.

Sebaiknya jangan mengganti ukuran ban sembarangan atau alasan untuk modifikasi dimana di luar dari ketentuan standar pabrikan motor. Karena penggunaan ban yang lebih besar daripada standar pabrikan motornya akan berdampak pada tarikan gas yang lebih berat dibandingkan sebelumnya.

Tarikan yang berat ini akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros, selain itu penyaluran tarikan ini juga bikin rantai dan gear lebih cepat aus.

Namun juga sebaliknya bila menggunakan ban dengan ukuran yang lebih kecil dari yang direkomendasikan, dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara saat riding. Daya cengkeram pada ban yang lebih kecil dari standar motor akan kurang maksimal dan dapat membuat pengendara tergelincir jika tak berhati-hati saat melintasi jalan yang menikung.

Selain karena peruntukannya yang berbeda, proses pembuatan dari kedua ban tersebut pun juga berbeda. Maka hal ini tidak direkomendasikan karena dapat membahayakan kondisi motor dan juga keselamatan penggunanya saat berkendara. Semga bermanfaat.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore