Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juli 2020 | 02.31 WIB

Puluhan Tahun Hilang, Mobil Ferrari Curian Ditemukan di Saluran Air

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kepolisian Belanda berhasil menemukan mobil Ferrari Mondial 1987 yang dicuri pada tahun 1994 silam. Mengejutkannya, mobil tersebut ditemukan di gorong-gorong atau saluran air setelah 26 tahun hilang.

Media lokal melaporkan bahwa mobil itu pertama kali ditemukan oleh penyelam dari pemadam kebakaran Belanda saat latihan di jalur air IJ Amsterdam pada Juni lalu. Polisi diberi tahu tentang penemuan aneh itu pada 17 Juni dan mereka mengatur penyelaman pada 29 Juni.

Setelah menghadapi beberapa masalah saat mengevakuasi kendaraan, Departemen Pertahanan dipanggil untuk memberikan bantuan. Pada 8 Juli, mobil sport Italia itu berhasil ditarik naik dari gorong-gorong. Tak lama kemudian, pihak berwenang dapat menentukan bahwa itu adalah Mondial yang hilang dari kasus 1994 atau lebih dari tiga dekade lalu.

Namun, pihak berwajib belum bisa mengira berapa lama Ferrari berada di dasar jalur air. Terlepas dari apakah berada di saluran air selama 26 tahun setelah hilang, mobil sport itu telah benar-benar hancur dan berkarat karena terendam di dalam air.

Photo

Mobil Ferrari Mondial berhasil ditemukan setelah puluhan tahun hilang. Ditemukan di dalam gorong-gorong. (Facebook/De Ooyevaar Autodemontage)

Polisi tidak dapat menemukan bukti di dalam kendaraan yang dapat mengarahkan mereka ke para pelaku. Namun demikian, kepolisian menyimpulkan bahwa tidak ada kejahatan kekerasan yang terjadi di dalam kendaraan.

Mobil itu kemudian diserahkan kepada perusahaan asuransi dan ditempatkan di area pembuangan sampah.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan untuk The Drive, catatan tersebut mengatakan telah memasang Mondial untuk ditampilkan karena semua kepentingan di dalamnya.

“Kami telah menempatkan mobil untuk dipajang di perusahaan kami untuk saat ini. Ada banyak minat pada mobil. Lengkap dan untuk bagian. Masalahnya adalah kita tidak diperbolehkan menjual mobil secara lengkap. Namun, ketika bisa pergi ke museum, pemerintah akan membuat pengecualian, dan memungkinkan kita untuk menjual mobil lengkap," ujar pihak asuransi.

Hanya saja, pihak asuransi menyebut mereka tidak dapat menemukan museum yang bersedia memajang mobil yang telah rusak berat dan berkarat itu. "Kami dipaksa untuk membongkar bagian mobil tersebut. Sebagian besar suku cadang tidak dapat digunakan pada mobil lain, tetapi banyak kolektor bersedia membeli suku cadang untuk koleksi, atau mengubahnya menjadi furnitur. Seperti mesin, mereka ingin memperbaiki dan mengubahnya menjadi sebuah meja dengan pelat kaca di atasnya," tandas pihak asuransi.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore